- Polresta Yogyakarta menggerebek tempat penitipan anak ilegal Little Aresha di Kota Yogyakarta pada Jumat, 24 April 2026.
- Sebanyak 53 bayi dan balita menjadi korban kekerasan fisik serta penelantaran yang dilakukan oleh 13 orang tersangka.
- Penyelidikan mengungkap fasilitas yang tidak layak, tindakan diskriminatif, hingga pelanggaran berat terhadap aturan perlindungan anak di sana.
Penyidikan polisi juga mengungkap kondisi fasilitas daycare yang jauh dari standar. Anak-anak ditempatkan dalam kondisi berdesakan yang memprihatinkan.
"Jadi ada tiga kamar ukuran sekitar 3x3 meter persegi, tetapi diisi 20 anak untuk satu kamar. Ini sudah mengarah pada tindakan diskriminatif," jelas Rizky Adrian.
Selain itu, terungkap fakta menyedihkan bahwa bekal makanan anak seringkali dimakan oleh pengasuh, membuat anak-anak kelaparan.
"Saya juga pernah lihat yang makan [bekal dari orang tua] justru pengasuhnya," tandas Choirunisa, salah satu orang tua korban.
5. Beroperasi Secara Ilegal Tanpa Izin
Fakta paling mendasar yang membuat pengawasan lemah adalah status legalitas lembaga tersebut. Pemerintah Kota Yogyakarta mengonfirmasi bahwa Little Aresha tidak memiliki dasar hukum untuk beroperasi sebagai tempat penitipan anak.
Kepala DP3AP2KB Kota Yogyakarta, Retnaningtyas, menegaskan hal tersebut. "Tidak berizin, baik di Dinas Pendidikan maupun Dinas Perizinan," paparnya.
Akibat kasus ini, Pemkot Yogyakarta kini melakukan sweeping besar-besaran terhadap daycare tak berizin di wilayahnya.
Baca Juga: Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia