- Pedagang sapi di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, mengeluhkan penurunan drastis jumlah pembeli jelang Idul Adha 2026.
- Harga jual sapi dan kambing mengalami kenaikan signifikan antara 500 ribu hingga dua juta rupiah per ekor.
- Pemkab Sleman memperketat pengawasan kesehatan hewan untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut Kuku dan antraks di pasar hewan.
SuaraJogja.id - Sejumlah pedagang sapi mengeluhkan sepinya pembeli jelang hari raya Idul Adha 2026. Tren penjualan pun mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sajiyo, seorang pedagang sapi asal Prambanan, Sleman, mengaku hingga saat ini dagangannya belum ada yang laku terjual. Padahal biasanya permintaan sudah melonjak tajam dua minggu sebelum hari raya.
"Sepi, ini bawa tujuh sapi belum laku," kata Sajiyo ditemui di Pasar Hewan Ambarketawang, Sleman, Selasa (5/5/2026).
Ia bilang tahun lalu pesanan sapi sudah mulai masuk.
"Tahun lalu enggak seperti ini. Kurang tahu kenapa. Dua minggu sebelumn (Idul Adha) biasanya rame," ujarnya.
Padahal, Sajiyo yang mendatangkan sapinya dari wilayah Wonosari, Gunungkidul ini mengatakan bahwa kenaikan harga hewan ternak terjadi secara konsisten setiap tahun.
"Harga naik terus, naik Rp1-2 juta per tahun per ekor," imbuhnya.
Untuk tahun ini, harga sapi yang ia tawarkan dipatok mulai dari puluhan juta rupiah.
"Ini ada yang dijual mulai harga 27,5 juta," tuturnya.
Baca Juga: Peringatan Dini BMKG: Akhir Pekan di Jogja Berpotensi Hujan Badai Petir dan Angin Kencang
Kondisi serupa juga dirasakan oleh pedagang lain, Marwanto. Ia merasakan adanya penurunan drastis pada jumlah transaksi penjualannya.
"Tahun ini turun, kurang tahu kenapa turun (penjualan). Mungkin karena kondisi ekonomi. Biasanya sudah bisa menjual 30 ekor sapi tapi saat ini baru 10 ekor saja yang terjual," ungkap Marwanto.
Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Sleman, Rofiq Andrianto, mencatat adanya dinamika pada pasokan dan harga di pasar.
"Menjelang pelaksanaan hari raya Idul Adha tahun 2026, situasi di pasar hewan Ambarketawang mengalami kenaikan jumlah ternak yang masuk kurang lebih 10 persen," ujar Rofiq.
Ia turut membenarkan adanya kenaikan harga yang cukup signifikan baik untuk komoditas kambing maupun sapi di Pasar Hewan Ambarketawang.
"Kisaran kenaikan harga untuk kambing domba antara Rp500 ribu-1 juta per ekor dan untuk sapi mengalami kenaikan harga sekitar Rp1-2 juta per ekor," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup