- Pemda DIY memperketat anggaran tahun 2026 akibat pengurangan dana transfer pusat sebesar Rp167 miliar dan Dana Keistimewaan Rp400 miliar.
- Tekanan ekonomi dipicu naiknya harga BBM serta melemahnya nilai tukar rupiah yang berdampak pada operasional daerah dan proyek konstruksi.
- Pemda DIY melakukan efisiensi dengan membatasi perjalanan dinas, meminimalisasi penggunaan kendaraan operasional, dan mendorong koordinasi melalui teknologi digital secara daring.
Namun ia memastikan hingga saat ini belum ada proyek yang mengalami pergeseran target pelaksanaan. Pemerintah masih melakukan pendataan terhadap kegiatan kegiatan yang paling terdampak untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.
"Ini masih kami lihat. Kemarin kami sudah berkonsultasi dengan LKPP apakah memungkinkan ada penyesuaian terkait beberapa komponen, khususnya kegiatan konstruksi yang sangat terpengaruh oleh dolar," jelasnya.
Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola keuangan di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Sultan menyebut, masyarakat perlu menyesuaikan pola konsumsi dengan kemampuan yang dimiliki dan menghindari gaya hidup berlebihan.
"Jangan hidup boros. Penghasilan tetap, ya kebutuhan hidup dijaga jangan di luar kemampuan," tandasnya.
Pesan tersebut, menurutnya, tidak hanya berlaku bagi masyarakat, tetapi juga menjadi prinsip yang dijalankan pemerintah daerah dalam mengelola anggaran di tengah meningkatnya tekanan ekonomi.
"Hidup boros buat apa? Beli yang tidak perlu untuk apa? Punya aset yang tidak perlu untuk apa?" tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
-
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Anak, Dokter Ingatkan Risiko Heat Stroke
-
Mahasiswa Jogja Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Penghentian MBG dan Kopdes yang Mubazir
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing