Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:39 WIB
Ilustrasi Wisata Jogja(Instagram/@jogjascenery)
Baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Danang Rudiyatmoko, menilai musim libur sekolah saat ini sebagai ujian kesiapan pengelolaan arus wisatawan.
  • Penutupan kantong parkir strategis dan jauhnya lokasi alternatif menyebabkan masalah aksesibilitas serta tantangan transportasi bagi bus pariwisata.
  • DPRD mendesak Pemkot Yogyakarta segera menyusun perencanaan terintegrasi dan peta jalan jangka panjang untuk menata sektor pariwisata secara menyeluruh.

"Kalau lonjakan rata-rata, dengan masih adanya kantong parkir di Taman Pintar atau di Taman Parkir Senopati dan Abu Bakar, itu bisa satu juta wisatawan," tuturnya.

Menurutnya, Taman Pintar menjadi titik paling vital dalam rantai wisata Kota Yogyakarta. Sebab, meskipun wisatawan mengunjungi destinasi lain seperti Kebun Binatang Gembira Loka atau kawasan wisata di Bantul dan Gunungkidul, pada akhirnya arus wisata tetap bermuara ke Malioboro dan sekitarnya. 

"Taman Pintar cukup vital karena masa libur sekolah. Dari kawasan pantai dan lain-lain, ending-nya ke kawasan Malioboro," tuturnya.

DPRD akan segera mendorong dukungan pendanaan dan percepatan program penunjang wisata, sekaligus membuka ruang diskusi bersama Pemerintah DIY serta daerah penyangga seperti Sleman dan Bantul untuk menyusun perencanaan yang lebih menyeluruh.

"Kita harus punya roadmap toh? Kita harus punya perencanaan menyeluruh ya termasuk investasinya harus dihitung. Meskipun pelaksanaannya entah tahun kapan, tapi kan itu harus direncanakan sedini mungkin," tandasnya.

Load More