Akademisi Bantu Antisipasi Terpuruknya Bisnis Ayam Petelur

Akademisi UGM dan IPB membentuk tim independen yang mampu mendampingi peternak dalam mengembangkan bisnisnya.

Chandra Iswinarno
Sabtu, 29 Juni 2019 | 18:35 WIB
Akademisi Bantu Antisipasi Terpuruknya Bisnis Ayam Petelur
Ketua Dewan Pembina PPN Prof Ali Agus. [Suara.com/Putu Ayu P]

SuaraJogja.id - Terpuruknya bisnis perunggasan broiler mendapatkan perhatian banyak pihak, termasuk para akademisi di perguruan tinggi (PT). Untuk mengantisipasi kejadian yang sama pada industri ternak lain, seperti bisnis perunggasan petelur atau layer, sejumlah akademisi dari UGM dan IPB mencoba memberikan bantuan pada peternak.

Diantaranya membentuk tim independen yang mampu mendampingi peternak dalam mengembangkan bisnisnya. Selain itu, ikut terlibat dalam asoasiasi peternak seperti Pinsar Petelur Nasional (PPN).

"Kami membantu asosiasi untuk saling berkomunikasi antarpeternak, bagaimana menjaga kesehatan ternak, membantu cara pemasaran dalam rangka penguatan. Yang penting saling mencerdaskan," ujar Guru Besar Fakultas Peternakan UGM, Prof Ali Agus di sela Rapat Kerja Nasional (rakernas) PPN 2019 di Fakultas Peternakan UGM, Sabtu (29/6/2019).

Menurut Ketua Dewan Pembina PPN tersebut, akademisi bersama asosiasi juga memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait berbagai persoalan internal maupun eksternal di lapangan agar terbentuk solusi yang komprehensif.

Baca Juga:Mentan Kerahkan Satgas Pangan Tangani Disparitas Harga Ayam Potong

Selain itu membantu mengkaji dan mengkritisi kebijakan pemerintah demi terciptanya iklim usaha perunggasan yang kondusif. Dengan demikian tidka hanya menguntungkan pelaku usaha perunggasan ayam petelur namun juga konsumen.

Penguatan sistem integrasi horisontal peternakan rakyat ayam petelur melalui hilirisasi juga dilakukan. Hal ini penting untuk mengantisipasi fluktuasi produksi maupun harga telur di masa yang akan datang.

"Bila terjadi fluktuasi tidak baik, termasuk bagi pemerintah, peternak, konsumen bahkan perbankan karena ada pinjaman dari peternak yang bisa saja tidak terbayarkan. Iklim usaha yang kondusif ini perlu ditingkatkan melalui kerjasama semua pihak," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Harga Ayam Anjlok, Mentan Duga Ada Peran Broker

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak