Dituduh Bunuh Bosco, 3 Mahasiswa Timor Leste Polisikan Pemilik Akun FB

Kami nonaktifkan nomor telepon karena ancaman yang kami dapat, imbuhnya.

Agung Sandy Lesmana
Rabu, 11 September 2019 | 04:35 WIB
Dituduh Bunuh Bosco, 3 Mahasiswa Timor Leste Polisikan Pemilik Akun FB
Tiga Mahasiswa Timor Leste laporkan 2 pemilik akun FB karena dituduh sebagai pembunuh Joao Bosco Batista. (Suara.com/Putu Ayu Palupi).

SuaraJogja.id - Tiga mahasiswa asal Timor Leste yang berkuliah di Yogyakarta, Osvaldo, Isto dan Nixson melaporkan dua pemilik akun Facebook, Da Crus Magalhaes dan Van Lef ke polisi, Selasa (10/9/2019).

Pelaporan dilakukan karena kedua pemilik akun itu menyebar informasi tidak benar atau hoaks dan menggunakan ketiga foto mahasiswa tersebut sebagai pelaku pembunuh Joao Bosco Batista, mahasiswa Timor Leste yang ditemukan meninggal dunia di Magetan, Jatim pada awal Juli 2019 lalu.

"Akibat tuduhan tersebut, ketiga mahasiswa ini harus cuti berbulan-bulan karena terintimidasi,” kata Kepala Unit Penanggungjawab perkara, Enroger Ersonnbowo, di kantor LBKB Pandawa, Selasa petang.

Menurut Enroger, ketiga mahasiswa tersebut tidak sedang berada di Yogyakarta pada saat Bosco diculik pada 2 Juli 2019 di kos miliknya. Dua mahasiswa diketahui berada di Surabaya untuk menjemput adik, sedangkan satu orang lain berada di Tegalrejo setelah pulang Kuliah Kerja Lapangan (KKL).

Baca Juga:Bela Diri karena Pacar Mau Digilir, Siswa SMA Bunuh Satu Pelaku Begal

Namun di media sosial, ketiganya dipersekusi dan dianggap sebagai pelaku pembunuh Bosco. Selain tak bisa kuliah, keluarga mereka pun mendapatkan ancaman.

"Untuk itu kami melalukan klarifikasi ke Polda DIY atas berita hoaks yang dituduhkan ke ketiga mahasiswa ini dan melaporkan pemilik akun Facebook itu. Kami juga minta perlindungan LPSK,” jelasnya.

Sementara Isto mengaku harus menonaktifkan nomor ponselnya. Sebab dia sering mendapatkan makian dari telepon asing yang masuk.

“Kami nonaktifkan nomor telepon karena ancaman yang kami dapat,” imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Tak Ada Pengacara, Sidang Penyandang Dana Rencana Bunuh Wiranto Cs Ditunda

News

Terkini

Sandi mengajak semua menteri dan delegasi yang hadir untuk menjadi rojali di ATF tahun ini.

News | 11:16 WIB

Saya ngajak kerjasama parpol (partai politik), pemerintah mengajukan RUU Perampasan Aset.

News | 11:12 WIB

Masyarakat yang sedang melakukan aktivitas di CFD menjadi target utama dari pemasaran produk SUN Ritel khususnya SBR.

News | 23:43 WIB

massa Forum Ukhuwah Islamiyyah DIY gelar aksi mengecam pembakaran Al Quran di Swedia

News | 23:18 WIB

Mahfud MD menyinggung RUU tentang Pembatasan Uang Kartal yang belum juga disahkan.

News | 23:09 WIB

BRI berhasil meraih peringkat bergengsi dari Asean Corporate Governance Scored Card atau ACGS.

News | 20:01 WIB

Semarakkan bulan kasih sayang, Sleman City Hall menyelenggarakan berbagai acara menarik, mulai dari konser Fiersa Besari hingga charity event berhadiah tiket konser BLACKPINK.

Lifestyle | 18:34 WIB

Ratusan orang hadir dengan memakai kebaya untuk memeriahkan acara launching Pakuwon Mall Jogja, Jumat (3/2/2023).

Lifestyle | 17:38 WIB

Terrence menyebutkan bahwa wilayah Asia Tenggara masih menjadi sumber utama bagi Singapura.

News | 14:22 WIB

Teror itu bermuatan politik. Teror buat masyarakat ketakutan. Kalau orang ketakutan, ada orang masuk seolah pahlawan.

News | 14:05 WIB

Program MRA-TP dirancang untuk memfasilitasi pergerakan tenaga kerja profesional pariwisata antaranggota ASEAN

News | 13:55 WIB

Yogyakarta menjadi tuan rumah gelaran ASEAN Tourism Forum atau ATF 2023.

News | 13:45 WIB

Dengan pertumbuhan yang cukup pesat tersebut, ia optimis target 30 juta UMKM yang terdigitalisasi pada 2024 nanti dapat tercapai.

News | 11:38 WIB

Berikut ini kumpulan doa setelah salat fardu yang dapat kamu baca dan amalkan untuk memohon ampunan dari Allah SWT

Lifestyle | 11:15 WIB

belakangan isu tentang kasus penculikan santer beredar di DIY

News | 20:41 WIB
Tampilkan lebih banyak