Disdik Yogyakarta Ungkap Ada 8 SMP yang Siswanya Bolos: Didominasi Swasta

Ada sejumlah faktor yang perlu dibenahi sekolah-sekolah tersebut, antara lain fasilitas sekolah dan sumber daya manusianya.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 04 November 2019 | 17:36 WIB
Disdik Yogyakarta Ungkap Ada 8 SMP yang Siswanya Bolos: Didominasi Swasta
Kasi Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Sumartini - (SUARA/Baktora)

SuaraJogja.id - Kasi Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta Sumartini mengungkapkan, masih terdapat tujuh hingga delapan dari 65 SMP di Yogyakarta yang siswanya masih ditemui membolos. Hal itu diungkapkan Sumartini saat ditemui SuaraJogja.id di kantornya, Senin (4/11/2019).

"Ada sedikitnya tujuh hingga delapan sekolah tingkat SMP yang siswanya kedapatan membolos. Namun jumlahnya tidak banyak, sekitar enam sampai delapan orang yang terjaring operasi dari Satpol PP setempat," ungkap Sumartini.

Ia menerangkan, jumlah tersebut didominasi oleh sekolah-sekolah swasta. Di Kota Yogyakarta sendiri diketahui terdapat sebanyak 65 SMP, yang terdiri dari 16 SMP negeri dan 49 SMP swasta.

"Ya sekitar tujuh sampai delapan sekolah swasta yang masih kedapatan anak didiknya membolos. Tapi sekali lagi, jumlah itu sangat sedikit, kami tidak bisa menyebutkan mana saja sekolah yang dimaksud," kata dia.

Baca Juga:Bela Rakyat, Pelajar Depok Sengaja Bolos Sekolah untuk Ikut Demo di DPR

Lebih lanjut, Sumartini menerangkan, ada beberapa hal yang perlu dibenahi oleh pihak sekolah tersebut. Di antaranya, fasilitas pendidikan dan SDM sekolah masing-masing.

Sejumlah siswa SMA keluar sekolah seusai jam pembelajaran - (SUARA/Baktora)
Sejumlah siswa SMA keluar sekolah seusai jam pembelajaran - (SUARA/Baktora)

"Ada beberapa hal yang mungkin harus diperbaiki, seperti fasilitas sekolah, SDM yang bisa jadi dalam penerimaan kurang baik. Tapi sejauh ini mereka sudah berusaha menerapkan kurikulum tahun 2013 sesuai yang diarahkan Kementerian Pendidikan," ungkapnya.

Disinggung bagaimana peran pemerintah terhadap sekolah tersebut, Sumartini menjelaskan, sekolah swasta tidak bisa diintervensi oleh pemerintah. Pasalnya, masih ada yayasan yang memiliki tanggung jawab tehadap pengelolaan sekolah tersebut

"Pemerintah tidak bisa mengintervensi sekolah swasta, sehingga yayasan adalah pihak yang memiliki andil besar untuk sekolah-sekolah ini," terangnya.

Sumartini menambahkan, jumlah siswa SMP di Kota Yogyakarta mencapai 7.500-8.000 orang. Ia mengklaim, jumlah siswa yang kedapatan membolos terus menurun. Sumartini menjelaskan, hanya sekitar lima sampai delapan anak yang terlambat saat masuk sekolah dan membolos.

Baca Juga:Pelajar Bolos Dihukum Hormat ke Bendera Merah Putih

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini