Seluruh Korban SMPN 1 Turi Ditemukan, Bupati Sleman: Terima Kasih Tim SAR

Galih Priatmojo
Seluruh Korban SMPN 1 Turi Ditemukan, Bupati Sleman: Terima Kasih Tim SAR
Bupati Sleman Sri Purnomo sedang berbincang dengan relawan dan tim Basarnas DIY di posko SAR Gabungan, kediaman kepala Dusun Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman, Jumat (21/2/2020) malam. - (Suara.com/Uli Febriarni)

Dua korban hanyut yang sudah ditemukan sementara ini masih ada di RS Bhayangkara untuk kemudian diserahkan ke keluarga.

SuaraJogja.id - Bupati Sleman, Sri Purnomo menyampaikan terima kasih kepada Basarnas, TNI, Polri dan kepada seluruh relawan yang sudah membantu selama 3 hari 2 malam.

"Terima kasih. Sekaligus kami juga bersedih, karena anak-anak kami ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata dia, di halaman posko SAR Gabungan, Minggu (23/2/2020) pagi.

Mewakili jajaran Pemkab Sleman, ia mendoakan para korban, yang merupakan putri terbaik Turi. Semoga mereka khusnul khotimah dan segala kebaikannya diterima di sisi Allah SWT.

"Keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran, ini musibah dari Allah. Semoga mereka [mendiang] mendapat tempat yang jauh lebih. Aamiin," ungkapnya.

Di kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak, baik itu media massa, relawan dan lainnya, yang tidak bisa dilayani sebaik-baiknya oleh Pemkab Sleman.

"Kami mohon maaf," ujar dia.

im gabungan yang melakukan pencarian para korban susur sungai SMPN 1 Turi Sleman, Yogyakarta pada Minggu (23/2) pagi ini menemukan lagi dua korban dalam kondisi meninggal.

Menurut BPBD kedua korban itu adalah korban terakhir. Dengan ditemukannya keduanya, seluruh korban hilang telah ditemukan dengan total korban meninggal dunia sebanyak 10 orang yang seluruhnya adalah perempuan.

Pada Sabtu malam, sekitar pukul 21.00 WIB, Basarnas memutuskan menutup operasi pencarian siswa SMPN 1 Turi di hari kedua dengan pertimbangan jarak pandang yang terbatas. Pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi hari ini.

Pencarian pada hari ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB untuk mencari dua siswa yang belum ditemukan yakni Yasinta Bunga (13) dan Zahra Imelda (12). Sedangkan delapan korban lain sudah berhasil dievakuasi dan dinyatakan meninggal dunia.

"Update perkembangan info, dua korban sudah ditemukan dalam kondisi henti nafas (meninggal dunia), jaraknya sekitar 400 meter dari lokasi awal kejadian," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan.

Kontributor : Uli Febriarni

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS