Peringati 100 Hari Kematian Djaduk, Kua Etnika Gelar Konser Ibadah Musikal

Sejumlah seniman hingga musisi terlibat dalam konser bertajuk Ibadah Musikal

Galih Priatmojo
Selasa, 25 Februari 2020 | 22:26 WIB
Peringati 100 Hari Kematian Djaduk, Kua Etnika Gelar Konser Ibadah Musikal
Kua Etnika peringati 100 hari seniman Djaduk Ferianto dengan menggelar konser Ibadah Musikal di Taman Budaya Yogyakarta, Selasa (25/2/2020). [Putu Ayu Palupi / Kontributor]

SuaraJogja.id - Kalau peringatan 100 hari meninggalnya seseorang biasanya dilakukan dengan pengajian atau kebaktian,hal berbeda dilakukan Kua Etnika. Kelompok musik ini menggelar konser Ibadah Musikal di Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Selasa (25/02/2020) malam untuk menghormati musisi Djaduk Ferianto yang meninggal 13 November 2019 lalu.

Selain penampilan kelompok musik yang dibentuk 1996 ini, sejumlah musisi ikut berpartisipasi dalam ibadah kali ini. Sebut saja Endah Laras, Syaharani, Soimah Poncowati, Ricad Hutapea, Teater Gandrik, Tashoora, Tricotado dan Mucichoir dari Komunitas Jazz Mben Senen. Beberapa duta besar dari sejumlah negara dan para seniman ikut menikmati konser jazz ini.

Dibuka kolaborasi Kua Etnika dengan Tashoora dengan lagu “Tatap”, penyanyi jazz Syaharani tampil didepan ratusan penonton.

Musisi sekaligus adik almarhum Djaduk, Butet Kertarqdjasa mengungkapkan, ibadah kali ini tidak ada kaitannya dengan agama. Namun sebagai cara keluarga dan Kua Etnika untuk tetap menghidupkan spirit Djaduk Ferianto.  

Baca Juga:Kenang 100 Hari Djaduk Ferianto, Bakal Ada "Ibadah Musikal" Gratis di TBY

"Konser ini cara kami mengikhlaskan Djaduk," ungkapnya.

Kehilangan Djaduk sebagai salah satu pendiri Kua Etnika diharapkan Butet tetep menyalakan api almarhum untuk terus berkesenian alih-alih menangis. Sehingga semua orang bisa merasakan kembali jejak-jejak inspiratif Djaduk Ferianto dengan suka cita.

"Biarlah kita mewarisi apinya bukan abunya (djaduk)," tandasnya.

Ibadah Musikal ini bagi Kua Etnika sekaligus menjadi konser pertama sebelum mereka berangkat menuju Cape Town International Jazz Festival, tanggal 27 dan 28 Maret 2020 di Cape Town, Afrika Selatan. 

Karenanya di konser ini, Kua Etnika memperdengarkan untuk pertama kalinya 3 karya terbaru yang dasar melodiny digumamkan dan direkam melalui ponsel oleh Djaduk Ferianto ketika dia berkunjung ke Cape Town sebelum tiada.   

Baca Juga:Menang AMI Awards 2019, Kuaetnika: Kami Persembahkan untuk Djaduk

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak