Tetap Digelar Meski Merebak Corona, Labuhan Merapi Diadakan Tanpa Hiburan

"Dari hasil pertemuan rapat persiapan Labuhan Merapi 2020, upacara adat tetap dilaksanakan, namun hanya yang berupa ritual inti," ucap Aji.

M Nurhadi
Jum'at, 20 Maret 2020 | 11:37 WIB
Tetap Digelar Meski Merebak Corona, Labuhan Merapi Diadakan Tanpa Hiburan
Upacara adat Labuan Merapi yang dilakukan Keraton Yogyakarta. (Foto: Antara/Noveradika)

SuaraJogja.id - Upacara adat Labuhan Merapi yang rutin digelar setiap tahun untuk memperingati Jumenengan Dalem atau naik tahta Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X tahun 2020 digelar tanpa acara hiburan.

Hal ini dilakukan guna menghindari hadirnya banyak orang dalam upaya mengurangi risiko penularan virus corona.

"Dari hasil pertemuan rapat persiapan Labuhan Merapi 2020, upacara adat tetap dilaksanakan, namun hanya yang berupa ritual inti," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara di Sleman, Jumat (20/3/2020).

Aji menuturkan, upacara adat Labuhan Merapi akan dilaksanakan mulai 25 Maret 2020 sekitar pukul 09.00 WIB dengan ritual penerimaan dari Karaton di Kecamatan Cangkringan.

Baca Juga:Kakek Bunuh Juru Pijat Selingkuhannya, 6 Bulan Mayatnya Dikunci di Indekos

"Untuk rombongan penerima yakni dari Juru Kunci Gunung Merapi sebanyak dua armada, dari Pemerintah Desa Umbulharjo dan Kecamatan Cangkringan dua armada, dengan demikian tidak melibatkan banyak personel, dan serah terima dilakukan secara sederhana," ujar Aji, melansir dari Antara.

Aji melanjutkan, prosesi selanjutnya yakni Ubo Rampe akan dibawa ke petilasan Juru Kunci Gunung Merapi Mbah Maridjan di Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan.

"Selanjutnya pada pukul 19.00 WIB dilaksanakan kenduri dilanjutkan tahlil dan doa bersama di Pendopo Petilasan Mbah Maridjan," katanya.

Lebih jauh, Ari menjelaskan bahwa acara hiburan berupa pertunjukan kesenian dan pementasan wayang kulit semalam suntuk yang biasanya digelar selepas doa bersama tahun ini ditiadakan.

"Ini sebagai upaya untuk meminimalisir kerumuman banyak masyarakat guna menghindari penyebaran COVID-19," katanya.

Baca Juga:Suami Kena Corona, Istri Bima Arya: Corona Makhluk Mungil dan Pintar

Ia juga menjelaskan, selanjutnya pada 26 Maret 2020 sekitar pukul 06.00 WIB sampai 12.00 WIB prosesi Labuhan Merapi akan berlangsung di Bangsal Srimanganti di lereng Gunung Merapi.

Meski tetap dilakukan di tengah merebaknya virus corona, ia menuturkan, selama prosesi Labuhan Merapi, seluruh peserta diwajibkan untuk menjalankan langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19.

Sejumlah titik upacara seperti Petilasan Kinahrejo, Masjid Kinahrejo, area parkir, dan Pos SAR juga akan disemprot dengan disinfektan.

"Di sejumlah titik juga disediakan tempat cuci tangan," kata Aji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak