"Dah saya taruh gitu aja di sosmed saya, terus tiba-tiba meledak sendiri, saya juga agak kaget," katanya.
Saat itu memang diakui pihak puskesmas sebagai promosi yang sangat berhasil melalui dokter Adit. Baru kali ini juga membuat konten seperti itu di jagat maya.
Pihak rumah sakit pun sangat mendukung dan mengapresiasi penuh video akupresur tersebut. Bahkan semua status karyawan pada sosial media masing-masing pada hari itu juga menggunakan video itu.
Hal ini seolah menjadi timing yang tepat untuk melakukan promosi kegiatan di Puskesmas Panjatan II. Renny juga mengungkapkan bahwa Puskesmas Panjatan II setiap hari pukul 10.00 WIB melakukan Pijat-pijat Pancen Oye (PPO) sembari berjemur.
Baca Juga:Dorong Produksi Padi, Petani Kulon Progo Gunakan Budidaya Teknik Mulsa
Sementara itu Adit, mahasiswa luluas S1 Kedokteran UGM yang sedang menjalani program internshipnya di Puskesmas Panjatan II melalui Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI), menuturkan bahwa baru ketika di Puskesmas Panjatan II ini dirinya mempelajari akupresur.
"Bener-bener mulai dari nol, karena waktu pendidikan kedokteran pun juga jarang diajarkan. Kemudian karena ranahnya pengobatan alternatif bukan pilihan utama, seolah orang-orang atau petugas medis juga meremehkan ini. Seperti saat kemarin saya upload video itu, tidak sedikit juga yang meragukan kebenaran akupresur tersebut atau bahkan memberi kometar negatif. Saya hanya membalas dengan memberikan referensi yang saya punya. Walaupun hal ini masih belum dikenal banyak atau dianggap baru oleh masyarakat namun penelitiannya juga sudah ada banyak," tuturnya.
Adit ikut merasa senang ketika ternyata videonya mendapat banyak perhatian. Pasalnya di tengah kondisi wabah covid-19 yang membuat banyak orang harus tetap berdiam di rumah, akupresur bisa menjadi salah satu alternatif kegiatan mengisi waktu luang.
Ada berbagai macam manfaat jika melakukan akupresur apalagi saat berjemur di bawah sinar matahari pagi. Selain dapat membantu meningkatkan imunitas, tentunya tetap menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.
"Karena memang lagi pandemi dan semua orang lelah di rumah, saya paham, mereka tertekan dan stres tidak bisa keluar setidaknya ada hal positif yang bisa dilakukan. Ya dari diri sendiri dulu aja,
Baca Juga:Stok Langka, Bantuan Hand Sanitizer Diberi ke Pemkab Kulon Progo
Seperti yang selalu ditekankan oleh Kepala Puskesmas, Renny Lo dan pihak Puskesmas Panjatan II, bahwa sehat diawali dari diri sendiri.