Kekurangan APD, RSUD Wates Minta Donatur Prioritaskan Masker

M Nurhadi | Hiskia Andika Weadcaksana
Kekurangan APD, RSUD Wates Minta Donatur Prioritaskan Masker
(rsud.kulonprogokab.go.id)

Asupan suplemen petugas yang sebelumnya pihak rumah sakit menyediakan sendiri, kini banyak pihak yang memberikan donasi.

SuaraJogja.id - RSUD Wates menjadi salah satu rumah sakit pendukung rujukan penanganan COVID di Kulon Progo. Namun, hingga Senin (6/4/2020) RSUD Wates masih mengalami kekurangan stok masker bedah dan masker N95.

Direktur RSUD Wates, Lies Indriyati mengatakan bahwa saat ini di rumah sakit tersebut terkendala dalam kesediaan dua jenis masker tersebut. Terkait dengan APD baju hamzat pihaknya masih memiliki kesediaan stok meskipun juga tidak banyak.

"Dana sebenarnya sudah ada, beberapa APD juga masih cukup untuk beberapa hari kedepan. Namun terkait dengan masker itu yang cukup susah didapat, karena memang di rekanan banyak yang kosong jadi susah mencarinya," ujar Lies, Senin, (6/4/2020).

Kepala Bidang Pelayanan Penunjang, Sulalita Saraswati, membenarkan hal tersebut, dalam dua minggu terakhir pihaknya mengaku kesulitan menyediakan masker bedah dan N95. Pihaknya saat ini tengah meminta bantuan para donatur untuk ketersediaan masker itu.

"Kita berupaya menghubungi PMI, masalahnya adalah dana ada tapi penyedia barangnya tidak ada. Mungkin jika ada donatur, kita minta prioritaskan masker bedah dan N95," ungkapnya.

Sulaita menambahkan, untuk asupan suplemen petugas yang sebelumnya pihak rumah sakit menyediakan sendiri, akhir-akhir ini banyak pihak yang memberikan donasi. Hal tersebut sangat disyukuri, pasalnya dengan adanya donasi stok untuk asupan nutrisi para petugas bisa tercukupi hingga beberapa hari ke depan.

Perkembangan terkini yang diperoleh SuaraJogja, RSUD Wates saat ini merawat tiga orang laki-laki berstatus PDP. Dengan rincian satu orang bayi berusia empat bulan yang baru kemarin Minggu, (5/4/2020) dinyatakan negatif corona dan hanya menunggu pemeriksaan lanjutan untuk kemudian dapat dipulangkan.

Sedangkan dua pasien dewasa lainnya masih menunggu hasil tes swab dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta. Terkait kondisi klinis kedua pasien tersebut cukup baik, dan jika hasil tes swab negatif bisa langsung dipulangkan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS