Baru Pulang dari Amerika, Warga Kulon Progo Positif Corona

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Baru Pulang dari Amerika, Warga Kulon Progo Positif Corona
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Pihak rumah sakit juga telah melakukan foto rontgen kepada pasien.

SuaraJogja.id - RSUD Wates kembali mengumumkan adanya satu temuan kasus baru pasien yang positif terinfeksi virus corona. Seorang pasien yang baru dipastikan terjangkit COVID-19 adalah warga Kulon Progo yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dan baru saja pulang dari Amerika.

"RSUD Wates sampai saat ini sudah merawat total tujuh PDP, tiga orang negatif, dua orang positif, dan dua orang lainnya belum ada hasil. Satu kasus positif kemarin bayi empat bulan sudah pulang, kemudian kasus baru satu dewasa baru masuk tadi siang," kata Humas Tim Penanganan COVID-19 RSUD Wates Albertus Sunuwata Triprasetya (Sunu), saat dihubungi SuaraJogja.id, Jumat (10/4/2020).

Sunu menjelaskan, pasien yang berusia sekitar 30 tahun tersebut dibawa ke RSUD Wates dalam keadaan baik, tanpa ada gejala apa pun. Namun, laporan hasil uji Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP), Kamis (9/4/2020), menyatakan pasein tersebut positif terjangkit COVID-19.

Pasien saat ini telah berada di RSUD Wates untuk menjalani isolasi. Pihak rumah sakit juga telah melakukan foto rontgen kepada pasien.

"Dua yang belum ada hasil ini, sekarang juga sudah tidak ada gejala, memang awalnya dengan gejala, tapi khusus pasien yang terakhir ini tanpa gejala. Memang hasil rontgennya menunjukkan ada gambaran kearah bronkitis," tuturnya.

Disampaikan Sunu, sepulang dari luar negeri, pasien itu sudah sempat melakukan pemeriksaan dan tes swab di salah satu rumah sakit negeri di Kulon Progo. Sembari menunggu hasil tes tersebut keluar, pasien melakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Tidak sampai seminggu isolasi mandiri, hasil tes swab tersebut keluar dan hasilnya positif. Pihak RSUD Wates, yang berkoordinasi dengan Dinkes Kulon Progo, langsung bertindak cepat untuk merujuk pasien tersebut melakukan isolasi di RSUD Wates.

Dari informasi yang diterima RSUD Wates, pasien sudah beristri, mempunyai anak, dan tinggal bersama dengan orang tua. Untuk selanjutnya, Dinkes akan melakukan koordinasi dengan keluarga tempat tinggal pasien untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Kami belum tahu pasti, info sejauh ini begitu pasien pulang langsung periksa, kalau dilihat ya baru satu dua minggu ini pulang ke Kulon Progo. Nanti akan saya pastikan, apakah pasien periksa di RSUD Wates atau tidak. Namun, dari info perawat kami, pasien sebelumnya belum pernah periksa di RSUD Wates," ucapnya.

Sunu menambahkan, terkait prosedur operasi standar (SOP) penanganan pasien positif tanpa gejala, itu sama seperti pada pasien positif lainnya -- melakukan isolasi mandiri yang dapat dilakukan di rumah atau rumah sakit rujukan.

Namun jika di rumah tidak memiliki ruangan khusus untuk tinggal sendiri, itu memperbesar risiko penularan kepada orang lain, khususnya keluarga dekat. Terlebih lagi saat ini Kulon Progo belum memiliki asrama khusus sebagai tempat isolasi mandiri.

"Karena memang hasilnya sudah keluar dan positif, pasien itu langsung dimasukkan ke ruang isolasi RSUD. Langkah selanjutnya kami akan tingkatkan daya tahannya meskipun nanti tidak memerlukan antibiotik, tetap kami beri multivitamin untuk menaikkan daya tahan, juga akan dilakukan swab sebanyak dua kali. Jika dua swab tersebut hasilnya negatif, tentunya dinyatakan sembuh," imbuhnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS