"Karena wartawan terlalu banyak interaksi dengan masyarakat, termasuk kalau seperti ini, mengejar narasumber harus berkerumun," imbuhnya.
Agus menegaskan, rapid test massal selama tiga hari ke depan akan menyasar kepada masyarakat yang berkontak erat dalam memberikan pelayanan penanganan Covid-19. Ia menargetkan, kegiatan ini dapat menyasar antara 750 hingga 1.000 orang.
Rapid test juga akan menyasar para pemudik karena mereka masuk dalam kategori pelaku perjalanan yang berpotensi terpapar Covid-19. Pemudik yang baru tiba akan melalui screening dan pendataan. Mereka juga akan diminta melakukan isolasi mandiri dan mendapatkan pemantauan kesehatan setiap harinya.
Hasil rapid test dapat dilihat setelah 15-25 menit. Dari 25 orang wartawan yang mengikuti rapid test, semuanya dinyatakan negatif.