Penggusuran Gelanggang UGM Diprotes, Jagal: Ini Juga Bukan Kehendak Kami

Renovasi nantinya akan menyasar lokasi Menwa, Gelanggang UGM, hingga gedung PKKH.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 29 April 2020 | 16:34 WIB
Penggusuran Gelanggang UGM Diprotes, Jagal: Ini Juga Bukan Kehendak Kami
Kondisi Gelanggang Universitas Gadjah Mada (UGM), yang dindingnya penuh kalimat protes terhadap rencana penggusuran gedung, Rabu (29/4/2020).- (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dikejutkan dengan rencana renovasi gedung Gelanggang UGM, yang biasa menjadi tempat beraktivitas mereka. Sosialisasi yang dirasa kurang dan pengosongan lokasi yang dinilai terlalu cepat mendapat protes dari penghuni gelanggang yang notabene adalah mahasiswa. Coretan berupa kalimat sindiran pun memenuhi dinding-dinding Gelanggang UGM.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UGM Jagal Wiseso Marseno menerangkan bahwa renovasi ini merupakan bentuk upgrade yang dilakukan kampus untuk fasilitas yang mereka miliki.

"Renovasi ya prinsipnya kan spiritnya, UGM itu kan harus meng-upgrade entah itu yang sifatnya konten, nilai-nilai, maupun yang sifatnya fisik. Semuanya setuju baik pembina dan mahasiswanya. Hanya saja, dalam implementasinya perlu penyusunan yang bertahap dengan sosialisasi yang intens," kata Jagal, ditemui saat pengecekan gedung Gelanggang UGM, Rabu (29/4/2020).

Jagal mengungkapkan bahwa permintaan renovasi datang dari pemerintah, sehingga pihaknya mengatakan, tetap mengikuti arahan negara.

Baca Juga:Masuk Jatim, Ribuan Kendaraan Pemudik dari Jakarta Disuruh Pulang Lagi

"Karena sifatnya itu terkait dengan Jakarta, pemberian dana adalah dari negara, sehingga mereka meminta cepat dan membuat kami yang di bawah kepontol-pontol [terburu-buru] karena seolah cepat, akhirnya tak ada komunikasi dan lahirlah ini [protes mahasiswa]. Karena situasi seperti ini [pandemi Covid-19] kok ada pindahan, ini juga bukan kehendak kami," kata dia.

Jagal melanjutkan, pemberi dana sudah menghitung perencanaan pembangunan, mulai dari pagu anggaran, pencarian tender, dan persiapan pembangunan.

"Ada proses pembangunannya, sebenarnya pengosongan [Gelanggang UGM]  dilakukan pada 27 April lalu. Sudah kami bicarakan dengan pihak-pihak yang bersangkutan," terangnya.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UGM Jagal Wiseso Marseno memberi keterangan kepada wartawan di Gelanggang UGM, Rabu (29/4/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan UGM Jagal Wiseso Marseno memberi keterangan kepada wartawan di Gelanggang UGM, Rabu (29/4/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Renovasi sendiri nantinya akan menyasar lokasi Menwa, Gelanggang UGM, hingga gedung PKKH. Ia mengatakan, pembangunan rencananya dimulai tahun ini, sehingga pada 2021 bisa digunakan.

"Nanti dirubuhkan. Namun beberapa lokasi yang memiliki nilai sejarah akan kami pertahankan. Paling tidak dimulainya [pembangunan] 2020 ini. Mungkin 2021 sudah bisa digunakan, harapannya seperti itu," kata Jagal.

Baca Juga:Mantan Istri Sirajuddin Pernah Buatkan Baju untuk Zaskia Gotik

Penanggung Jawab Gelanggang Bergerak Iqbal Tuwasikal menyoroti soal waktu pengosongan Gelanggang.

"Isu utamanya bukan pada renovasi, tapi pada waktu pengosongan Gelanggang dan rencana dilanjut dengan perubuhan atau pembongkaran, kok dilakukan di masa pandemi seperti ini?" kata Iqbal melalui pesan singkat.

Iqbal menambahkan, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) diperintahkan membongkar sebelum 28 April 2020. Mahasiswa harus memindahkan semua barang, dojo tempat latihan, ring basket, juga papan panjat sebelum waktu yang ditetapkan.

"Pimpinan UGM itu mengabaikan protokol Covid-19, baik penjagaan jarak dan juga pembatasan aktivitas di lingkungan UGM. Alasannya karena mengikuti timeline proyek pembangunan dari Kementerian PUPR. Sekali lagi ini soal timing, moment, soal leadership dan sense of crisis pimpinan UGM," katanya.

Ia mengungkapkan, gelanggang yang juga digunakan sebagai posko Covid-19 ikut terganggu. Pasalnya, beberapa aliran listrik dipadamkan.

"Begini, di saat yang sama ada posko gelanggang bergerak yang juga jadi bagian dari Satgas Covid-19 UGM. Hingga kini masih beroperasi mendistribusikan bantuan. Tapi posko [dan orangnya] dianggap tidak ada. Aliran listrik di area yang tidak dipakai dipreteli, router internet dibongkar, pompa air dibedol, meja kursi yang dipakai tim posko diangkut," keluhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak