6 Warga Bantul Positif Covid-19, 4 di Antaranya Tertular dari Klaster Besar

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
6 Warga Bantul Positif Covid-19, 4 di Antaranya Tertular dari Klaster Besar
Ilustrasi Virus Corona [Unsplash/Glen Carrie]

Data terbaru pada Selasa (12/5/2020) menunjukkan, ada enam orang baru pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bantul.

SuaraJogja.id - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul Sri Wahyu Joko Santoso atau Oki mengumumkan data terbaru pasien Covid-19 di Kabupaten Bantul.

Data terbaru Selasa (12/5/2020) menunjukkan ada enam orang baru pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bantul.

Oki menyampaikan, dari tambahan enam pasien positif, empat di antaranya dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambabglipuro, Bantul. Ia menuturkan, empat dari enam pasien positif Covid-19 baru di Bantul berasal dari dua klaster besar penyebaran Covid-19 di Bantul.

"Nomor satu, lima, dan enam adalah klaster Indogrosir. Nomor empat klaster GPIB," kata Oki.

Perempuan usia 51 tahun warga Kecamatan Sedayu, kata dia, tertular Covid-19 dari klaster GPIB Ngupasan, Yogyakarta dan dirawat di RSLKC.

Sementara, dua orang perempuan masing-masing berusia 56 tahun dan 42 tahun serta laki-laki usia 34 tahun berasal dari klaster Indogrosir. Dua orang perempuan tersebut merupakan warga Kecamatan Banguntapan, masing-masing dirawat di RS Bethesda dan RS PKU Muhammadiyah.

Satu orang laki-laki lainnya merupakan warga Bambanglipuro. Saat ini ia menjalani perawatan di RSLKC.

Selain itu, terdapat dua orang pasien positif lainnya, yakni perempuan usia 33 tahun dan 56 tahun yang dirawat di RSLKC. Keduanya merupakan warga Kecamatan Sranden dan Srandakan. Hingga saat ini riwayat penularannya masih dalam pencarian.

Sejauh ini total keseluruhan warga Bantul yang dinyatakan positif Covid-19 ada 33 orang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS