Ada Maklumat Bersama, Kemenag DIY Minta Masjid Tak Gelar Salat Idul Fitri

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Ada Maklumat Bersama, Kemenag DIY Minta Masjid Tak Gelar Salat Idul Fitri
Warga di tiga desa di Pulau Ambon, Maluku menggelar Salat Id yang dilaksanakan pada Senin (3/6/2019). [Antara]

Kanwil Kemenag DIY juga sudah mendata lokasi serta masjid yang nantinya akan menggelar salat Idul Fitri.

SuaraJogja.id - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) DIY menekankan kepada setiap masjid yang ada di Yogyakarta tak menggelar salat Idul Fitri saat wabah Covid-19. Hal itu juga ditegaskan dengan maklumat bersama pelaksanaan Rangkaian Ibadah Idul Fitri di wilayah DI Yogyakarta.

Kepala Kantor Kemenag Yogyakarta, Nur Abadi mengatakan mulai mendata masjid-masjid yang diprediksi akan melaksanakan sholat Idul Fitri.

"Kanwil Kemenag DIY juga sudah mendata lokasi serta masjid yang nantinya akan menggelar salat Idul Fitri. Jadi kami juga telah mendata dan mengimbau untuk tidak menyelenggarakan sholat id. Namun dilaksankannya di rumah masing-masing sesuai maklumat yang ada," jelas Nur Abadi dihubungi Suarajogja.id, Sabtu (16/5/2020).

Teknis imbauan sendiri, lanjut Nur Abadi meminta Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menyosialisasikan maklumat yang telah ditanda tangani TNI-Polri, Kanwil Kemenag DIY, Gugus Tugas Covid-19 DIY dan instansi lainnya pada Jumat (15/5/2020) lalu.

"Nanti dari KUA kecamatan memberitahu maklumat itu. Tugas kita seperti itu, jika menegakkan disiplin memang bukan kewenangan kita. Jadi Kemenag akan memberi pemahaman, imbauan itu kepada masyarakat untuk mematuhi maklumat itu agar semuanya selamat," katanya 

Disinggung sudah berapa jumlah masjid yang masuk dalam data Kantor Kemenag Yogyakarta, ia tak menjelaskan secara rinci. Namun jumlah masjid yang ada di DIY, kata Nur Abadi mencapai lebih kurang 8 ribu masjid.

"Sejak Kamis memang sudah didata namun kami belum bisa menunjukkan jumlahnya. Yang pasti ada sekitar 8 ribu masjid yang ada di DIY. Namun sekali lagi ibadah sholat Idul Fitri kami minta bisa dilaksanakan di rumah masing-masing," ungkap Nur Abadi.

Ia menambahkan masjid-masjid yang dimungkinkan melaksanakan salat idul fitri adalah masjid yang terletak di pinggir wilayah kabupaten/kota.

"Biasanya masjid kecil yang berpotensi menggelar sholat id. Selain itu bisa jadi masjid yang berada di wilayah yang masih aman (kasus Covid-19 kecil). Jika di Yogyakarta tetap ada yang menyelenggarakan. Karena beberapa masjid juga masih menggelar sholat tarwih kan," kata dia.

Pihaknya juga telah menggandeng dewan masjid untuk menyosialisasikan maklumat ibadah idul Fitri nanti.

"Dewan masjid ini juga kami rangkul, dan sudah sepakat untuk mematuhi maklumat terhadap ibadah ini di tengah wabah," kata dia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS