Viral Video 6 Ciri Khas Jogja, Maba Perantau Merapat

Di Jogja, mahasiswa biasanya makan di warmindo atau burjo.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Senin, 18 Mei 2020 | 04:40 WIB
Viral Video 6 Ciri Khas Jogja, Maba Perantau Merapat
Tugu Pal Putih Kota Yogyakarta alias Tugu Jogja - (SUARA.com/Rosiana)

SuaraJogja.id - Dikenal sebagai kota pelajar, banyak mahasiswa di Jogja yang berasal dari luar daerah. Jumlah mereka pun makin bertambah setiap musim pergantian tahun ajaran baru.

Sebuah video unggahan akun Instagram @putrisafira.a pun viral setelah diunggah akun Twtter @Jogja24Jam, Sabtu (16/5/2020). Video itu menunjukkan enam hal yang biasanya dianggap baru oleh mahasiswa baru (maba), khusunya yang merantau di Jogja.

Diiringi lagu "Jogja Istimewa" dari Jogja Hip Hop Foundation, di video ala TikTok itu, seorang perempuan berkerudung hitam membagikan enam ciri khas Jogja. Sambil tersenyum, ia menyodorkan tangan ke kamera tepat di bawah tulisan "Di Jogja amu bakal nemuin..."

Ciri khas Jogja pertama yang disebutkan di video itu yakni penyebutan APILL atau lampu lalu lintas. Di Jogja, warga lokal lebih sering mengenalnya dengan sebutan "bangjo".

Baca Juga:Pemprov Jatim Bolehkan Masjid Gelar Salat Ied, Tapi Ada Syaratnya

Yang kedua, warga Jogja terbiasa menunjukkan lokasi atau rute jalan menggunakan arah mata angin. Kebiasaan ini tentu cukup sulit untuk dibiasakan bagi orang yang tak bisa menentukan arah mata angin tanpa kompas dan lebih terbiasa menggunakan petunjuk kiri dan kanan.

"Sunday morning sebutan pasar pagi di hari Minggu," lanjut @putrisafira.a di videonya. Kemudian, diikuti "Warmindo yang disebut burjo."

Selain itu, diungkapkan juga bahwa penjual gudeg di Jogja rata-rata baru buka saat tengah malam. Terakhir, kalimat "Suasana yang bisa bikin rindu" menutup video itu.

Video ciri khas Jogja - (Twitter/@Jogja24Jam)
Video ciri khas Jogja - (Twitter/@Jogja24Jam)

"Cerita seorang Maba? Via IG putrisafira.a," cuit @Jogja24Jam.

Video tersebut telah di-retweet lebih dari 600 kali dan disukai lebih dari 1.700 akun. Beberapa warganet menambahkan fakta lain tentang Jogja.

Baca Juga:PSBB Jabar, Pusat Perbelanjaan di Cianjur Cuma Buka 4 Jam Tiap Hari

Beberapa dari mereka juga menyoroti pada penyebutan warmindo dan burjo di Jogja. Selain itu, ada pula yang justru salah fokus pada paras perempuan di video itu.

"Sama pasar kembang yang tidak menjual kembang," ungkap @Clstialrscal.

"Dulu disebut burjo karena ada menu bubur kacang hijau, karena sekarang menu burjo tidak ada, jadinya diganti warung makan Indomie (warmindo). Jadi kalau ada ngaku-ngaku maba 2019, tapi masih sebut burjo, berarti dia hoax, salam angkatan 2009," jelas @novintonMad.

"Terus mbaknya bisa ditemuin di mana?" kicau @budayabarat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak