Hindari Kerumunan, Keraton Yogyakarta Tahun Ini Tiadakan Garebeg Syawal

Selain meniadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, lanjut Condrokirono, Keraton Yogyakarta telah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan keraton.

Galih Priatmojo
Rabu, 20 Mei 2020 | 05:00 WIB
Hindari Kerumunan, Keraton Yogyakarta Tahun Ini Tiadakan Garebeg Syawal

SuaraJogja.id - Keraton Yogyakarta memutuskan tahun ini kegiatan Hajad Dalem Garebeg Syawal yang ditandai dengan arak-arakan gunungan yang sedianya berlangsung pada Minggu 24 Mei atau 1 Sawal Wawu 1953/1441 H ditiadakan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kerumunan massa di kondisi tanggap darurat ini.

"Keputusan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran COVID-19 yang dapat terjadi dalam kerumunan massa," ungkap Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono, Selasa (19/05/2020).

Menurut Condrokirono, kebijakan tersebut juga merupakan bentuk kepekaan Keraton Yogyakarta dalam menaati imbauan dari pemerintah pusat. Sehingga warga bisa menjaga diri sesuai protokol kesehatan.

Selain meniadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, lanjut Condrokirono, Keraton Yogyakarta telah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan keraton. Disamping itu juga menyediakan alat perlindungan diri bagi para Abdi Dalem seperti masker dan hand sanitizer. 

Baca Juga:Keraton Yogyakarta Tak Kenal Abdi Dalem Keraton Agung Sejagat Purworejo

Keraton juga meliburkan kegiatan seni pertunjukan seperti halnya pementasan regular di Bangsal Srimanganti. Namun demikian, proses pembelajaran budaya mengenai Keraton Yogyakarta tidak lantas terhenti begitu saja. 

"Pada masa pandemik ini, Keraton Yogyakarta justru semakin giat menghadirkan konten seputar keraton melalui media sosial dan Youtube Kraton Jogja yang dikelola Tepas Tandha Yekti," jelasnya.

Sementara Penghageng Tepas Tandha Yekti GKR Hayu, mengungkapkan sejak akhir Maret 2020 hingga kini Mei 2020, media sosial dan Youtube Kraton Jogja telah menyajikan beragam konten budaya seperti lomba tari online Beksan Nir Corona, Tutorial Tayungan, serta Tutorial Macapat. Adapun ketiganya adalah beberapa kegiatan yang berada dibawah naungan KHP Kridhomardowo. 

"Selain bertujuan sebagai sarana edukasi virtual mengenai keraton, konten tersebut diharapkan dapat menjadi referensi kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat sembari tetap berada di rumah," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Raja Belanda Berencana Kunjungi Keraton Yogyakarta Maret Mendatang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak