Sambut New Normal, SD di Bantul Sulit Lanjutkan KBM Daring

Isdarmoko menilai, pembelajaran lebih efektif jika dilakukan secara tatap muka, terutama untuk peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD).

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:15 WIB
Sambut New Normal, SD di Bantul Sulit Lanjutkan KBM Daring
Ilustrasi belajar di rumah. [Antara Foto]

SuaraJogja.id - Sektor pendidikan menjadi salah satu bidang yang krusial untuk menerapkan kenormalan baru atau new normal. Selain menimbulkan adanya kerumunan, kegiatan di sekolah juga melibatkan anak-anak dengan rentang usia yang beragam. Hingga saat ini, Pemkab Bantul masih menyusun formula untuk pelaksanaan pendidikan dalam kenormalan baru.

Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menilai, baik pendidikan daring maupun konvensional sama pentingnya. Ia menyampaikan, saat ini pihaknya masih menata beragam perangkat yang akan digunakan untuk menyambut kenormalan baru, terutama dalam bidang pendidikan.

Halim mengatakan, salah satu yang penting adalah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) guru yang sesuai dengan kriteria kenormalan baru. Ia menilai ,kegiatan belajar mengajar (KBM) dalam kenormalan baru membutuhkan keahlian yang berbeda.

"Bagaimana menerangkan matematika yang rumit itu kepada anak secara jarak jauh, yang kita tidak bisa mengecek pekerjaan anak satu per satu," ujarnya.

Baca Juga:Kuliah Daring Selama Corona, Mahasiswa UIN Bandung Tuntut UKT Dipotong

Ia mengatakan, perlu dilakukan simulasi untuk memastikan kegiatan di kenormalan baru dapat berjalan dengan lancar. Menurutnya, sekolah tidak hanya menyampaikan kecerdasan intekektual, melainkan juga kecerdasan emosional, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spritual.

Halim menilai, kecerdasan sosial tidak akan tercapai dengan sekolah daring. Faktor tersebut akan terpenuhi dengan adanya pertemuan. Oleh karena itu, Pemkab Bantul menilai, baik sekolah daring maupun konvensional perlu untuk tetap diterapkan demi terpenuhi beberapa aspek yang dibutuhkan anak.

"Keduanya tetap dilaksanakan karena kita tidak hanya mengejar kecerdasan intelektual," imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul Isdarmoko mengutarakan, menurut kondisi masyarakat Bantul, ia menilai, pembelajaran lebih efektif jika dilakukan secara tatap muka, terutama untuk peserta didik tingkat Sekolah Dasar (SD).

"Kalau sekarang, melihat kondisi guru-gurunya, terutama yang SD ini memang efektif untuk tatap muka," tuturnya, Jumat (12/6/2020).

Baca Juga:Guru dan Murid Tak Punya Smartphone, Belajar Daring Terkendala di Siberut

Ia mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus kepada jenjang SD karena masih banyak sekolah jenjang tersebut yang belum memiliki fasilitas untuk pembelajaran daring. Selain itu, lokasi sekolah juga cenderung lebih dekat dengan tempat tinggal anak-anak, sehingga lebih mudah diawasi.

Saat ini, Disdikpora masih menyusun formula untuk penerapan kenormalan baru di bidang pendidikan. Isdarmoko mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk melihat potensi pelaksanaan KBM tatap muka. Proses pelatihan guru untuk menyambut ajaran baru juga masih berjalan.

Isdarmoko menyampaikan, banyak aspek yang harus dipersiapkan tenaga pengajar. Di antaranya adalah kemampuan untuk mengatur peserta didik dalam mengikuti KBM di era kenormalan B=baru. Tidak hanya itu, pengajar juga perlu melakukan pemetaan mata pelajaran yang krusial untuk disampaikan kepada murid, mengingat jam belajar siswa yang diperkirakan akan berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak