Jari Putus karena Tangkis Parang, Kisah Korban Kebengisan Kelompok John Kei

Agung Sandy Lesmana
Jari Putus karena Tangkis Parang, Kisah Korban Kebengisan Kelompok John Kei
Angke Rumotora alias Frengky (38), korban selamat dalam penganiayaan kelompok John Kei di Jakarta, Rabu (24/6/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

"Itu belum sempat 15 sampai 20 menitlah saya masih lari berputar ke belakang, baru telepon."

SuaraJogja.id - Angke Rumotora alias Frengky (38) menjelaskan detik-detik ketika dirinya bersama Yustus Crowing Key alias Erwin diserang kelompok John Kei di Jalan Raya Kresek, Duri Kosambi, Cengkreng, Jakarta, Barat pada Minggu lalu.

Dalam kasus penyerangan brutal ini, Frengky harus kehilangan bentuk dua ruas jarinya akibat ditembas parang. Sedangkan rekannya, Erwin tewas di lokasi setelah dibacok secara bertubi-tubi dan dilindas dengan menggunakan mobil.

Frengky seperti dikutip dari Antara, Kamis (25/6/2020) menceritakan, aksi penyerangan itu terjadi ketika dirinya dan Yustus sedang menaiki motor untuk pergi ke kediaman Nus Kei di Green Lake Cipondoh, Tangerang.

Namun mereka dihadang tiga orang di pertigaan jalan oleh kelompok John Kei yang dikenalnya. Frengky mengalami luka cukup parah akibat sabetan senjata tajam milik kelompok John Kei. Dua jemarinya putus setelah menangkis sebilah parang dengan menggunakan tangan.

Frengky mengaku mengenal para pelaku penganiayaan terhadap dirinya. Namun para pelaku malah mengaku tak mengenal Frengky.

Sementara Yustus alias Erwin loncat dari motor, kemudian berlari menyelamatkan diri ke arah pertigaan ABC. Namun dia malah mendapat serangan bertubi-tubi dan ditabrak mobil.

Setelah dianiaya, Frengky melarikan diri ke rumah warga. Dia mengaku tak mengetahui keadaan Yustus lantaran menyelamatkan diri.

Sekira 15 menit kemudian, dia menghubungi rekannya untuk meminta tolong, termasuk membawa Yustus ke rumah sakit. Namun nyawa rekannya itu tak tertolong.

"Itu belum sempat 15 sampai 20 menitlah saya masih lari berputar ke belakang, baru telepon," ujarnya.

Dalam aksi penyerangan ini, Frengky mengaku telah menyerahkan proses hukum kasusnya kepada polisi.

"Semuanya saya serahkan ke pihak berwajib sesuai dengan hukuman," kata dia. 

Diketahui, Polda Metro Jaya telah merampungkan prarekonstruksi kasus pembunuhan berencana oleh John Kei terhadap Nus Kei dengan 43 adegan di lima tempat kejadian perkara (TKP).

"Lima TKP sudah kita laksanakan prarekonstruksi ya, jadi total semuanya 43 adegan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Perumahan Green Lake, Cipondoh, Tangerang, Rabu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS