Buat Aturan Ketat Cegah Corona, Pedagang Geblek Semprot Disinfektan ke Uang

"Baru saya jumpai satu ini pelayanan yang unik dalam menjaga kebersihan dan kesehatan," ujar seorang pembeli.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 01 Juli 2020 | 12:45 WIB
Buat Aturan Ketat Cegah Corona, Pedagang Geblek Semprot Disinfektan ke Uang
Linda sedang mempersiapkan dagangan geblek di warung miliknya di Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (1/7/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Penyebaran Covid-19 dapat terjadi dari benda-benda yang sering dipegang atau digunakan sehari-hari. Salah satunya uang, yang tidak bisa lepas dari kehidupan setiap elemen masyarakat.

Apalagi, pedagang selalu berhadapan dengan uang sebagai bagian penting dalam kesehariannya. Banyak cara bisa dilakukan guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang menempel pada uang fisik tersebut, salah satunya dengan menyemprotkan disinfektan.

Seperti yang dilakukan Linda (46), salah satu pedagang geblek, camilan khas Kulon Progo, di Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo ini, ia menyemprotkan disinfektan kepada uang-uangnya. Ia mengatakan, ide awal menyemprot uang itu datang mengingat rentannya penyebaran virus melalui media uang.

"Agar lebih steril dan maskimal saja antisipasinya terhadap penularan virus corona ini," ujar Linda, saat ditemui SuaraJogja.id, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga:Peci Geblek Renteng, Kerajinan Termasyhur Khas Kulon Progo

Setiap pembeli geblek yang datang ke warung Linda akan menaruh uang di kotak yang telah disediakan. Linda pun meminta pelanggannya untuk membayar dengan uang pas saja. Baru jika sudah terkumpul beberapa lembar uang, Linda akan menyemprotnya dengan cairan disinfektan yang sudah dipersiapkan.

Menurut Linda, pembeli yang datang dari luar daerah juga menjadi faktor penyemprotan disinfektan pada uang tersebut. Antisipasi penularan Covid-19 dalam setiap kesempatan menjadi hal utama yang diperhatikan Linda selama berjualan.

Linda juga selalu mewajibkan pembelinya menerapkan protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan dengan sabun di tempat yang sudah disediakan, meminta pembeli menjaga jarak, dan mewajibkan semua yang datang untuk memakai masker.

Salah satu pembeli asal Yogyakarta, Purwito Nugroho, mengapresiasi langkah pencegahan Covid-19 yang dilakukan Linda. Menurutnya, penyemprotan terhadap uang menjadi hal unik yang memang patut untuk dilakukan demi menjaga uang tetap steril.

"Baru saya jumpai satu ini pelayanan yang unik dalam menjaga kebersihan dan kesehatan," ujar Purwito.

Baca Juga:Serupa tapi Tak Sama, Ini Bedanya Tahu Guling, Tahu Kupat, dan Kupat Tahu

Dijelaskan Purwito, tidak hanya menaruh uang pembelian gebleknya di kotak yang telah disediakan agar tetap steril, pihaknya juga diminta untuk mengambil sendiri geblek yang sudah digoreng dan diletakkan di meja.

"Ini sangat bagus untuk mencegah penyegahan Covid-19 dalam berdagang makanan. Perlu dicontoh untuk pedagang-pedagang lainnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak