Ramai Pegowes, Bantul Wacanakan Reaktivasi Jalur Sepeda

M Nurhadi
Ramai Pegowes, Bantul Wacanakan Reaktivasi Jalur Sepeda
Sejumlah pesepeda melintasi kawasan Titik Nol Kilometer Kota Yogyakarta, Selasa (9/6/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Ada rencana mengaktifkan kembali jalur tersebut. Tetapi kami masih menunggu arahan dari provinsi [Pemda DIY], ujar Aris.

SuaraJogja.id - Jalur sepeda diwacanakan akan kembali diaktifkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul. Reaktivasi ini diutamakan jalur yang tersintegrasi dan mengarah ke obyek wisata.

Disampaikan Kepala Dishub Bantul Aris Suharyanta, sebelumnya Kabupaten Bantul benar memiliki jalur sepeda. Namun, jalur berupa garis yang dikhususkan bagi pesepeda tersebut hilang seiring pembangunan kawasan.

“Ada rencana mengaktifkan kembali jalur tersebut. Tetapi kami masih menunggu arahan dari provinsi [Pemda DIY],” ujar Aris, melansir Harianjogja.com, Rabu (1/7/2020).

Rencana Dishub untuk membuat jalur sepeda yang bersinergi ke sejumlah obyek wisata ini didasari banyaknya pegowes yang masuk ke objek wisata meski secara resmi belum dibuka.

“Jalur ini kami harapkan bisa mendukung pariwisata di Bantul,” kata Aris.

Pihak terkait rencananya akan menggandeng Satlantas Polres Bantul untuk memetakan keamanan jalur sepeda di Baantul.

“Kami tentu tidak ingin nantinya timbul masalah baru dan membahayakan bagi pengguna jalan,” ungkap Aris.

Kepala Unit Laka Satlantas Polres Bantul Ipda Maryana mengatakan, sedikitnya ada lima lokasi rawan kecelakaan bagi pesepeda. Lima jalur tersebut yakni Jalan Parangtritis, Jalan Srandakan, Jalan Samas, Janti dan Ring Road depan UMY.

Dikabarkan sebelumnya, 29 pesepeda terlibat kecelakaan dalam tiga bulan terakhir. Lima diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS