Starbucks di Kalimantan Dipertanyakan, Warganet: Kami Masih Naik Babi

"Gak ada tuh, kata temen aku mereka kalau mau berangkat kemana mana aja masih pake kuyang,"

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Selasa, 21 Juli 2020 | 16:39 WIB
Starbucks di Kalimantan Dipertanyakan, Warganet: Kami Masih Naik Babi
Potongan percakapan yang menanyakan keberadaan salah satu kedai kopi ternama di Indonesia.

SuaraJogja.id - Beredar potongan percakapan yang mempertanyakan keberadaan salah satu kedai kopi ternama di Indonesia, Starbucks. Diunggah oleh akun twitter @FOODFESS2, potongan gambar tersebut menuai beragam reaksi dari warganet hingga viral di Twitter, Selasa (21/7/2020).

"Kalimantan asa starbucks ga?" begitu isi potongan percakapan yang diunggah oleh pengguna Twitter.

Potongan kalimat tersebut tak ayal memicu kemarahan beberapa warganet. Pertanyaan tersebut dinilai merendahkan daerah Kalimantan. Beberapa komentar pun dengan sengaja dibumbui sarkasme dengan menyebut bahwa di Kalimantan mereka masih menunggangi babi dan belum pernah melihat gedung.

Unggahan tersebut mendapatkan 2,3 ribu komentar dan 1,7 ribu retweets dari pengguna Twitter serta 3 ribu lebih yang menekan tombol suka. Menjadi trending di Twitter, ada 5 ribu lebih cuitan mengenai pulau Kalimantan. Tidak sedikit pula pengguna Twitter yang mengunggah hal-hal yang ia banggakan sebagai orang Kalimantan.   

Baca Juga:Viral Polisi Berbicara Bahasa Thailand, Netizen: Ketawanya Nular

"Gak ada. Di Kalimantan aku naik babi, hidup di hutan, mandi di sungai. Kalimantan nggak maju. CUMA JAWA DOANG YANG MAJU. YA ADA LAH ANJIR, DI PONTIANAK ADA 2 STARBUCKS. GOOGLE IT, YOU DUMBASS," tulis akun @andinandina.

"Yaampun kami aja sehari-hari pake baju adat, mencari babi hutan untuk dimakan, berburu bersama anjing, tidur bersama disekitar api unggun, dan tidak pernah melihat apa itu gedung. Hp ini pun aku temukan di pinggir jalan yang sering dilewati turis," ungkap akun @Lejipaibsss.

"Jangankan cuma starback, naga pun kami punya disini. Kalian mana punya naga, kami org Kalimantan pelihara naga, kami taruh didalam sungai mahakam.. Ga percaya? Sini datang ke kalimantan," komentar akun @E4rthSea.

"Enggak bro. Kalimantan hutan semua, masyarakatnya masih tinggal di rumah pohon. Kalau mau main dari rumah ke rumah satunya gelantungan pake akar gantung kek tarzan. Terus, sistem belanjanya masih barter gitu, kayak misalnya sawi dituker sama ketela rambat. Gitu," tambah @RNovan.

Sementara itu, akun @cereual menuliskan, "Gak ada tuh, kata temen aku mereka kalau mau berangkat kemana mana aja masih pake kuyang."

Baca Juga:Terkuak! Ternyata Ini Bedanya Indomie Jawa dan Indomie Kalimantan

"Di Kalimantan binatang peliharaan kami adalah beruang dan buaya," komentar @rikkamaulida.

Pulau Kalimantan sendiri merupakan wilayah yang daratannya menjadikan tiga negara saling berdekatan: Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Dikenal sebagai paru-paru dunia, Pulau Kalimantan memiliki banyak kawasan hutan dan pepohonan yang menyumbang banyak oksigen untuk penduduk bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak