Ditegur karena Naik Motor di Trotoar, Pengguna TikTok: Cuma Buat Konten

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Ditegur karena Naik Motor di Trotoar, Pengguna TikTok: Cuma Buat Konten
[Ilustrasi] Kondisi kerusakan guiding block di sisi barat trotoar Malioboro, Kota Yogyakarta - (SUARA/Baktora)

Salah satu warganet mengingatkan pria itu menggunakan pasal 34 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan (PP Jalan).

SuaraJogja.id - Seorang pria pengguna TikTok viral gara-gara menaiki sepeda motornya di atas trotoar. Aksinya berfoto di trotoar dengan sepeda motor itu pun menuai kritik warganet.

Salah satu dari mereka mengingatkan pria itu menggunakan pasal 34 ayat (4) Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan (PP Jalan).

"Pasal 34 Ayat (4) lebih ditegaskan kembali bahwa trotoar hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki," tulisnya.

Kemudian, pria itu, menggunakan akun @fitritania di TikTok, membalasnya melalui sebuah video. Ia menunjukkan bahwa trotoar di area Kemang, Jakarta Selatan itu memang lebar dan banyak pennegndara sepeda motor yang melintas atau parkir di sana.

Selain itu, dia juga menunjukkan lokasi kafe yang berdempetan dengan trotoar serta jajaran sepeda motor yang parkir di atasnya.

"Kalau ditanya ini melanggar hak jalan dan sejenisnya, where do you park bro? Use your common sense [mau parkir di mana? Pakai dong akal sehatnya]," kata pria tersebut.

"Trotoarnya memang lebar, dan semenjak ini, ini diperbolehkan parkir asal tidak terlalu menutupi jalan. It's okay, bro. It's okay. Cuma buat konten doang semenit dua menit masak enggak boleh," tutupnya, memperlihatkan banyak orang berdiri di trotoar dan sepeda motor terparkir di trotoar.

Viral pengguna TikTok naik motor di atas trotoar - (Twitter/@tubirfess)
Viral pengguna TikTok naik motor di atas trotoar - (Twitter/@tubirfess)

TONTON VIDEONYA DI SINI.

Video tersebut ramai diperbincangkan di twitter setelah diunggah pada Rabu (22/7/2020) melalui akun @tubirfess. Ribuan orang menyukainya, dan ratusan warganet memberikan komentar.

Pembelaan pria di TikTok tersebut tak sejalan dengan penilaian para pengguna Twitter. Banyak warganet yang mencercanya karena mengambil hak pengguna jalan. Sementara, beberapa lainnya fokus pada kerumunan orang-orang, di mana tak ada physical distancing, yang harus diterapkan selama pandemi corona.

"Pantesan aja trotoar pada cepet rusak, dinaekin motor motor toh.. bures dah duit negara klo rakyat laen ikutan bikin konten semenit dua menit," tulis @sidaeee.

"Gue lebih bingung lagi lu ngapain nongkrong sebanyak orang itu dan engga physical distancing," komentar @daviddisini.

"Salah restonya jd berarti ga nyiapin lahan parkir. Pengunjungnya akhirnya jd sembarangan markir, tp kalo ada common sensenya sih hrsnya dia nyari tempat parkir lain bukan di trotoar," tambah @catasctrophe.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS