Kisah Raminten, Pelopor Pertunjukan Drag Queen Pertama di Yogyakarta

Nama Raminten pertama kali diberikan saat Hamzah bersandiwara di sebuah stasiun tv lokal. Akhirnya nama itu terus digunakan Hamzah dalam menjalankan peran.

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Jum'at, 31 Juli 2020 | 18:50 WIB
Kisah Raminten, Pelopor Pertunjukan Drag Queen Pertama di Yogyakarta
Hamzah Sulaeman menceritakan perjalan hidupnya membuak beragam bisnis

SuaraJogja.id - Pemilik usaha Hamzah Batik dan House of  Raminten, Hamzah Sulaeman membagikan kisah perjalanan hidupnya. Lewat pencitraan Raminten, sosoknya dikukuhkan sebagai pelopor pertunjukan Drag Queen di Yogyakarta.

Hamzah memulai semua bisnisnya berawal dari sebuah toko kelontong, yang kemudian merambah pada usah batik. Awalnya usaha batik ikon Raminten ini merupakan bantuan dari batik Danar Hadi di Solo. Seiring dengan berkembangnya usaha batik tersebut, ia mengubah nama tokonya menjadi Hamzah Batik.

"Itu nanti karena kalau saya meninggal tidak saya berikan ke saudara-saudara saya. Tapi saya kasihkan ke anak-anak saya makannya harus berubah ke Hamzah Batik," tutur Hamzah seperti dikutip dari kanal YouTube Azizah Hanum (3/3/2020).

Mirota merupakan perusahaan yang diwariskan dari orangtuanya. Nama Mirota sendiri merupakan singkatan dari Minuman, Roti dan Tart. Selain berkecimpung didunia usaha, Hamzah dulunya juga merupakan seorang pekerja seni.

Baca Juga:Tiadakan Garebeg, Keraton Yogyakarta Bagikan Ribuan Ubarampe Rengginang

Ia memulai karir seninya sebagai pemain ketoprak dan wayang orang. Bosan mendapatkan peran sebagai karakter pria, hamzah meminta kepada sutradara untuk bisa memerankan tokoh wanita. Karena bisa melawak, Hamzah kemudian mendapatkan peran abdi dalem wanita.

Nama Raminten pertama kali diberikan dalam peran Hamzah bersandiwara di sebuah stasiun tv lokal. Akhirnya nama itu terus digunakan Hamzah dalam menjalankan peran di pertunjukan ketoprak dan wayang orang. Sekarang, Hamzah sudah pensiun dari beragam aktifitasnya.

Sebagai pecinta seni tari, saat ini Hamzah mengisi kesibukannya untuk mengelola pertunjukan tari di kabaret miliknya. Tayang satu minggu empat kali selama satu jam, Hamzah ingin memberikan masyarakat kemudahan akses untuk melihat pertunjukan sendra tari jawa.

Hamzah pertama kali terfikir untuk membangun kabaret berawal dari film yang ia tonton pada tahun 1972. Pertunjukan yang ia gelar itu dinilai aman untuk seluruh usia. Namun, tempat duduknya yang lesehan diperkirakan kurang nyaman untuk orang lanjut usia.

Diawal pagelarannya, kabaret dilakukan oleh seluruh karyawan yang bekerja dengan Hamzah. Namun, ia juga membuka kesempatan bagi orang dari luar karyawan yang ingin ikut bekerja. Tidak hanya itu, Hamzah juga tidak mengambil keuntungan sedikitpun dari acara itu.

Baca Juga:Kritik Sekolah Online, Fahri Hamzah: Merusak Mata, Otak dan Hati Anak

Ia membagi rata uang hasil penjualan tiket untuk seluruh kru yang bertugas dan bermain peran. Dalam wawancaranya disampaikan, setiap bulan ia bahkan harus menambahkan uang hingga Rp 20 juta untuk membantu operasional kabaret.

"Pertama karena senang, kedua karena Jogja inikan harus ada pertunjukan malam," terang Hamzah.

Hamzah Sulaeman menceritakan perjalan hidupnya membuak beragam bisnis
Hamzah Sulaeman menceritakan perjalan hidupnya membuak beragam bisnis

Tonton video wawancara hamzah dan Aziza DISINI

Meski merugi, namun Hamzah masih konsisten menggelar pertunjukan di lantai 3 tokonya tersebut. Selain karena mencintai pertunjukan yang ditampilkan, ia juga menilai bahwa Jogjakarta membutuhkan hiburan di malam hari.

Melalui apa yang ia kerjakan, Hamzah ingin menjadikan Jogja sebagai tujuan wisata dalam bidang tari. Sebagai Abdi Dalem Punakawan yang berasal dari masyarakat umum. Ia juga bertugas untuk membatu merawat piring dan kursi-kursi kuno di Keraton.

Dalam satu kali pertunjukkan, Hamzah mampu menghasilkan uang senilai Rp 7-8 Juta. Pada musim liburan, pendapatan itu bisa meningkat hingga dua kali lipat. Membangun bisnis kesenian yang masih jarang di tanah air, Hamzah beri saran untuk bisa menerima diri sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak