Indeks Terpopuler News Lifestyle

Korban Ombak Goa Cemara Guru Tahfiz, Ana: Saya Dibantu Hafal Surat At Tariq

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Kamis, 06 Agustus 2020 | 17:12 WIB

Korban Ombak Goa Cemara Guru Tahfiz, Ana: Saya Dibantu Hafal Surat At Tariq
Keluarga Joko Widodo korban tenggelam Pantai Goa Cemara - (SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

"Semoga kayak dulu waktu foto di BTS [buku tahunan sekolah]. Kan foto beliau bawa tulisan 'Calon Penghuni Surga'."

SuaraJogja.id - Salah satu korban tenggelam Pantai Goa Cemara, Bantul, merupakan seorang guru tahfiz [hafalan Al-Qur'an]. Nama almarhum yakni Ahmad Nur Fawzi.

Seorang mantan siswi tahfiznya, Ana, menuturkan, korban Fawzi merupakan guru tahfiz di MAN 5 Sleman, tempat ia sekolah dulu. Kebetulan, saat ini ia sudah lulus.

Sementara itu, lanjut Ana korban Ulli Nur Rochmi dikenal sebagai seorang hafizah [wanita penghafal Al-Qur'an].

"Orangnya itu kalau ngajar baik dan ramah, asyik. Banyak yang suka sama dia, saya sempat diajar beliau satu semester, " tutur Ana, ditemui kala takziah ke rumah duka.

Sebelum pidato pelepas jenazah dimulai, Ana mengaku sukar berkata-kata kala ditanya kenangan belajar bersama korban.

"Sama murid tuh asyik. Misal guru tahfiz lain kalau belum hafal itu dimarahin, sama Pak Fawzi itu dibimbing, dikasih tahu cara ngafalinnya, enggak galak, " terang Ana, yang mendapat didikan almarhum kala duduk di kelas X.

Sembari membenahi masker yang ada di wajahnya, Ana mengenang pernah dibantu oleh almarhum Fawzi saat ia begitu kesusahan menghafalkan surat At Tariq.

Foto almarhum Ahmad Nur Fawzi, korban tenggelam di Pantai Goa Cemara, di buku tahunan sekolah dalam layar tangkapan status WhatsApp salah satu murid tahfidznya, Kamis (6/8/2020). - (SuaraJogja.id/Uli Febriarni)
Foto almarhum Ahmad Nur Fawzi, korban tenggelam di Pantai Goa Cemara, di buku tahunan sekolah dalam layar tangkapan status WhatsApp salah satu murid tahfidznya, Kamis (6/8/2020). - (SuaraJogja.id/Uli Febriarni)

Menurut dia, almarhum membantunya menghafal perlahan-lahan tanpa memarahi sampai akhirnya bisa menghafal surat tersebut.

"Saya dulu dari SMP, teman yang lain dari MTs, tapi alhamdulillah bisa hafal sekarang satu juz," tuturnya lagi.

Ia berdoa, semoga gurunya itu mendapat tempat terbaik bersama Tuhan Yang Maha Esa, tentunya pula tempat terindah.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait