Kontak dengan Warga Positif Corona, Empat Pamong di Gunungkidul Dikarantina

Keempat pamong tersebut sudah dilakukan rapid.

Galih Priatmojo
Kamis, 10 September 2020 | 14:59 WIB
Kontak dengan Warga Positif Corona, Empat Pamong di Gunungkidul Dikarantina
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Bahkan, Kamis pagi tadi, sebanyak 154 warga dari 19 padukuhan di Ngeposari mendatangi balai desa untuk mengambil Bantuan Langsung Tunai tahap dua yang bersumber dari alokasi Dana Desa.

Ia beralasan tetap menyalurkan BLT karena harus segera disalurkan untuk pertanggungjawaban ke Kementrian. Pihaknya pun meminta pamong yang melakukan pelayanan menggunakan protokol ketat penanggulangan Covid-19.

Di antaranya, mewajibkan warga yang datang untuk cuci tangan dan juga pengecekan suhu tubuh serta pengaturan jaga jarak. 

"Selain itu juga warga yang datang harus mengenakan masker. Paling tidak agenda pembagian bantuan tetap terlaksana dan minim risiko penularan," imbuh Huntoro.

Baca Juga:Sakit hingga Susah Jalan, Lansia di Gunungkidul Gantung Diri

Menurutnya, langkah pembagian langsung ini dilaksanakan di kantor kalurahan karena tidak ada solusi lain. Jika diantar secara langsung, lanjut Huntoro justru akan menimbulkan kecurigaan.

Meski sebenarnya bisa diantar langsung tetapi nanti warga curiga agar tidak menimbulkan fitnah.

"Kadang itu mereka malah bisa ngasih uang ke yang antar, soal bantuan ini sensitif makanya kami ambil jalan tengah," tuturnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga:Daftar Kekayaan Calon Bupati Gunungkidul, Bambang Wisnu Handoyo Terkaya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak