Lawan Jenuh di Masa Pandemi, Dosen UNY Gelar Pelatihan Bikin Tote Bag

bahan yang dipakai untuk membuat tote bag berasal dari bahan yang ramah lingkungan.

Galih Priatmojo
Minggu, 04 Oktober 2020 | 21:05 WIB
Lawan Jenuh di Masa Pandemi, Dosen UNY Gelar Pelatihan Bikin Tote Bag
Pelatihan membuat tote bag yang digelar oleh para dosen UNY.untuk para kaum muda di Berbah.

SuaraJogja.id - Pandemi COVID-19 yang mengharuskan kebanyakan orang mengurangi aktivitas di luar rumah, belakangan membuat sebagian merasa jenuh. Untuk membantu anak-anak muda mengalihkan rasa penat mereka, sejumlah dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengajak mereka membuat tas tote bag dari baju bekas. 

Dosen tersebut tergabung dalam satu tim Pengabdian Masyarakat, terdiri dari Kusminarko, Sugiyem, Kapti, Widihastuti, S.Widarwati dan diketuai oleh Afif Ghurub Bestari.

Berbahan kaso bekas, tote bag yang dibuat oleh mereka, bukan hanya unik melainkan juga memerhatikan aspek lingkungan hidup dengan menganut sistem zero waste.

Afif menjelaskan, tim memberikan pelatihan tersebut kepada sejumlah anak muda yang tinggal di wilayah Berbah, Kabupaten Sleman.

Baca Juga:Pantai Gunungkidul Masuk Risiko Tinggi Tsunami, Ini Kata Staf Ahli PSBA UGM

Bahan yang bisa digunakan dalam pembuatan tote bag ini, mulai dari kemeja, kaos. Bukan hanya menggunakan pakaian sehari-hari yang tak lagi dikenakan, namun juga bisa memanfaatkan limbah garmen. 

"Setidaknya, hal ini dapat pula menekan laju pertambahan sampah dan memperpanjang usia manfaat dari pakaian maupun industri pakaian," kata Afif, Minggu (4/10/2020).

Tim Afif menyadari, bahwa saat ini tren 'slow fashion' atau sustainable fashion sedang digandrungi banyak khalayak. Bahkan bukan hanya fashion, saat ini penggunaan tas plastik belanja (kresek) semakin dibatasi, karena adanya peningkatan sampah plastik yang luar biasa.

"Pelatihan pemanfaatan baju bekas untuk tote bag ini dimaksudkan untuk melatih keterampilan para generasi muda, utamanya di masa pandemi COVID-19. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan bisa mengajak generasi muda lebih peduli terhadap lingkungan. Syukur-syukur jika ilmu yang tim berikan dapat juga menambah pemasukan anak muda, dari penjualan produk tersebut," imbuh Afif.

Kontributor : Uli Febriarni

Baca Juga:Detik-detik Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Gunungkidul

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak