Perwakilan ARB, Lusi menerangkan, aksi tersebut sebagai bentuk protes atas kekecewaan masyarakat RUU Cipta Kerja yang terus dilanjutkan pembahasannya.
"Ini merupakan bentuk protes kami lantaran pemerintah dan DPR kembali melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja. Bahkan informasi terbaru sudah menjadi undang-undang," ujar Lusi di tengah aksi protes tersebut.
Ia melanjutkan aksi penolakan tak berhenti pada hari ini saja.
Selanjutnya aksi serupa akan digelar kembali pada 8 Oktober 2020 mendatang.
Baca Juga:70 Lebih ASN Dishub DIY Ikuti Tes Swab Usai 8 Pegawainya Positif Covid-19
"Yang jelas aksi ini tak berhenti di sini, selanjutnya pada tanggal 8 Oktober kami lakukan kembali aksi serupa," tambah dia.
Aksi tersebut sempat membuat akses jalan macet.
Massa terpaksa membubarkan diri setelah Jalan Affandi kembali di buka.
Sejumlah kendaraan mencoba melintasi kerumunan dengan bantuan polisi membukakan akses jalan.
Tak ada kericuhan yang terjadi dalam aksi tersebut.
Baca Juga:RUU Cipta Kerja Disahkan, Serikat Pekerja di DIY Sepakat Tak Mogok Kerja
Massa kembali ke gerbang kampus UNY setelah kepolisian meminta membubarkan diri sekitar pukul 19.40 wib.