Dodit pun menuliskan twit untuk tidak menyoroti nominalnya, melainkan niat menipunya.
"Jgn dilihat 96 ribunya, tp niat nipunya. Aku ngk pengen kebaikan hati anda dimanfaatkan orang seperti ini, Dan aku ngk ingin Dia merusak Citra orang-orang baik yg ingin berjualan sungguh-sungguh," tulisnya.
Dalam utasnya, Dodit pun membagikan nomor WhatsApp pedagang tersebut.
Diketahui setelahnya, ternyata para netizen banyak yang meneror nomor tersebut, sehingga akhirnya penjual tersebut memberikan kabar kepada Dodit terkait dengan makanan yang dijualnya. Ia mengaku bahwa ia tidak ada maksud menipu. Ia tidak merespons karena adiknya sedang kambuh.
Baca Juga:Viral Petaka Pencurian Data Pribadi Berawal dari Pasang Iklan Online
"Halo mas dodit. ini saya banyak yg chat masa post. gapapa saya ikhls ssyya mungkin salah gak respond tpi krn kemarin kambuh saya ga kepegang sm sekali utk uruin orderab makanya saya mengakui kesalahan kalo saya ada niat nipu saya block dri awal setelah trf," jelas penjual tersebut.
Penjual yang diketahui bernama Ilham ini kemudian memberikan identitas KTP-nya kepada Dodit agar Dodit percaya bahwa ia bukanlah seorang penipu.
Kemudian, pelawak berusia 35 tahun ini mengunggah foto tangkapan layar yang berisi chat dari penjual keripik tersebut, yang bersikukuh akan mengembalikan uang milik Dodit, padahal Dodit meminta untuk mengirimkan saja keripiknya.
"Udh saya packingin kak saya ngaku salah gaada kabar krn adik saya kambuh. itu blm saya kirim krn jnenya jauh saya bantenya plosok. tapi saya balikin uangnya aja gapapa kak," tulis si penjual.
Pada akhir chat-nya, penjual ini meminta nomor rekening milik Dodit dan meminta Dodit untuk menghapus cuitannya.
Baca Juga:Ketahuan Penipu, Calon Pembeli Ancam Utang Online Pakai Data Pemilik Olshop
"Saya minta rekening ka kanip yaa atau mas dodit utk mengembilakn dananya tapi saya minta waktu besok kak karena harus nyetor tunai, sama minta tolong kalo berkenan hapus cuitannya karena ini saya ditefonin terus tapi kalo gakmau haapus gapaapa resiko saya yg buat miscom makasih kak," pungkas penjual itu.