Cerita Riyan, Driver Ojol yang Jadi Dosen di Fakultas Peternakan UGM

Selain jadi ojol, Riyan juga membantu di Lab Fisiologi dan Reproduksi Ternak Fapet UGM.

Galih Priatmojo
Kamis, 22 Oktober 2020 | 13:06 WIB
Cerita Riyan, Driver Ojol yang Jadi Dosen di Fakultas Peternakan UGM
Riyan, driver ojol yang jadi dosen di Fakultas Peternakan UGM. [Dok. UGM]

Sesampainya di Jogja hal pertama yang dicari Riyan adalah tempat tinggal. Ia mengaku kesulitan untuk mencari tempat tinggal, utamanya karena dirinya bersama sang istri.

“Kos pasutri terbilang mahal, baik perbulan atau pertahunnya. Modal kami tidak mencukupi. Namun, akhirnya ketemu yang murah walaupun sangat sederhana di Soropadan, belakang Hartono Mall,” ungkapnya.

Selain tempat tinggal, Riyan juga merasa sembari menunggu proses seleksi usai, dirinya harus mencari pekerjaan sementara. Hal itu agar dirinya bersama sang istri dapat untuk sekadar hidup di Jogja.

“Saya ingat kala itu sebelum menemukan pekerjaan sementara kami harus benar-benar berhemat. Lauk yang kami santap hanya seputar telur, tempe dan gorengan saja. Pernah suatu ketika istri benar-benar mengidam lauk ikan lele, akhirnya saya belikan satu untuk berdua,” tuturnya.

Baca Juga:Ashanty Makan Nasi Goreng Harga Rp1,5 Juta, Warganet: Kayak UMR Jogja

Riyan beruntung karena kala itu sedang ada lowongan untuk menjadi driver Grab. Ia pun langsung saja mendaftarkan diri. Selain driver Grab, kala itu ia juga turut membantu Lab Fisiologi dan Reproduksi Ternak Fapet UGM.

“Dari habis subuh hingga jam 9 saya cari penumpang. Lalu, setelahnya hingga pukul 3 sore, bantu di lab. Sepulang dari lab ngojek lagi sampai pukul 8 malam, baru kemudian pulang,” terangnya.

Sementara itu, istri Riyan juga akhirnya turut membantu dengan berjualan nasi kuning. Setelah awalnya cuma coba-coba buat untuk dibagi-bagikan tetangga, ternyata responsnya baik.

“Dari semua pemasukan itulah akhirnya kami bisa makan sejahtera, bahkan bisa menabung,” ujarnya.

Oleh karena pengalaman hidup tersebut, Riyan menyatakan banyak pelajaran yang dirinya terima. Semisal ketika sekarang Riyan melihat driver ojol, dirinya akan mendoakan mereka.

Baca Juga:Malam Jumat Ular Masuk Keraton Jogja dan 4 Berita Top SuaraJogja Lainnya

“Saya merasakan sendiri bagaimana susah dan lelahnya menjadi driver ojol. Terlebih mereka tidak bekerja keras untuk diri sendiri. Ada keluarga yang menunggu mereka di rumah. Makanya ketika dengar cerita ada driver ojol ditipu, saya marah sekali,” ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak