Protes Ucapan Natal, Warga Kampung Kauman Surati Kepala Museum Sonoboduyo

Pemasangan ucapan Selamat Natal dilarang karena berada di wilayah Kampung Kauman, yang dinilai menjadi simbol dan ikon muslim di Yogyakarta.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina
Kamis, 29 Oktober 2020 | 19:44 WIB
Protes Ucapan Natal, Warga Kampung Kauman Surati Kepala Museum Sonoboduyo
Dua pengunjung terlihat baru saja keluar dari venue FKY 2020 di Museum Sonobudoyo. (Suarajogja/Arendya)

SuaraJogja.id - Warga Kampung Kauman,  Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta mengirimkan surat kepada Kepala Museum Sonobudoyo.

Dalam suratnya, mereka meminta Museum Sonobudoyo untuk menurunkan ucapan Selamat Natal yang dipasang oleh pihak museum di kawasan Kota Yogyakarta tersebut.

Warga mengaku menyampaikan protes keras terhadap pemasangan ucapan tersebut. Sebab, pemasangan ucapan Selamat Natal berada di wilayah Kampung Kauman, yang dinilai menjadi simbol dan ikon muslim di Yogyakarta, sehingga pemasangan ucapan itu dipandang sebagai bentuk sikap intoleran.

Dengan adanya surat sebagai bentuk protes tersebut, masyarakat setempat mengharapkan agar pihak Museum Sonobudoyo segera melepas pemasangan ucapan tersebut.

Baca Juga:Bantul Viral karena Wisata Ekstrem Naik Layangan, Satpol PP Khawatir Bahaya

Hal itu ditujukan untuk menjaga Daerah Istimewa Yogyakarta yang tentram dan damai.

Ketua Kampung Kauman Azman Latif, saat dikonfirmasi, SuaraJogja.id, Kamis (29/10/2020), membenarkan hal tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya benar mengirimkan surat kepada Kepala Museum Sonobudoyo, lalu tidak ada tindak lanjut dari surat tersebut sebab pihak Museum berikap kooperatif.

"Tidak ada, karena pihak museum sudah sangat kooperatif," terang Azman melalui pesan singkat.

Potret surat protes warga Kampung Kauman. - (Twitter/@OmAdityaWisnu)
Potret surat protes warga Kampung Kauman. - (Twitter/@OmAdityaWisnu)

Dalam konfirmasinya tersebut juga, Azman mengatakan, dari surat tersebut perlu diberikan tambahan secara tersirat, yaitu saat ini bukanlah masa perayaan Hari Raya Natal, melainkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga:Sebulan Lebih Buron, Pelaku Pembakar Wanita di Kulon Progo Tertangkap

Keberadaan surat tersebut sendiri sempat beredar di media sosial. Ada beberapa akun Twitter yang turut membagikan potret dari surat yang dikeluarkan pada Kamis (29/10/2020) itu dan ditandatangani oleh Azman selaku ketua kampung serta Fathoni selaku sekretarisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak