facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Evaluasi Kemacetan, Underpass Kentungan Ditutup 3 Hari

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 16 November 2020 | 16:40 WIB

Evaluasi Kemacetan, Underpass Kentungan Ditutup 3 Hari
Underpass Kentungan - (SuaraJogja.id/Putu)

Kendaraan besar seperti truk, bus, dan lainnya diharapkan tidak melintas di Underpass Kentungan sementara waktu agar tidak menambah kemacetan.

SuaraJogja.id - Underpass Kentungan akan ditutup selama tiga hari mulai Selasa (17/11/2020). Penutupan yang dilakukan Satuan Kerja (satker) Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Kementerian PUPR dengan Dinas Perhubungan Sleman ini dilakukan untuk mengevaluasi titik kemacetan di simpang empat Kentungan, yang dari sisi utara ditutup.

Rencananya, penutupan dilakukan sekitar satu jam mulai pukul 07.30 hingga 08.30 WIB selama tiga hari. Selain itu, Satker juga akan melakukan pemeliharaan grill atau saluran air di underpass.

"Kita perlu tahu selisih antara grill yang berada di dalam underpass dengan aspal jalan tidak terlalu tinggi saat hujan turun," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJN Kementerian PUPR Julian Situmorang, Senin (16/11/2020).

Menurut Julian, kendaraan yang melintas di underpass Kentungan sekitar 2.000 per harinya.

Baca Juga: Besok Underpass Kentungan Ditutup 3 Hari, Ini Perubahan Arus Lalu Lintas

Karenanya, pemeliharaan saluran air harus berpatokan dari hasil kajian tersebut.

Diharapkan, pemeliharaan bisa berjalan tepat waktu selama tiga hari. Namun jika hujan turun di kawasan tersebut, maka dimungkinkan bisa saja mundur.

"Kalau umur grill kami tidak berpatokan itu. Ya harapannya bisa lebih aman dan tahan lama," ungkapnya.

Julian menambahkan, dengan adanya pekerjaan di sisi utara underpass, maka arus lalu intas dari arah barat dipindah ke jalur lambat perempatan Kentungan.

Pihak kepolisian akan membantu pengaturan arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Baca Juga: Berawal dari Celurit, Satu Tersangka Pembunuhan Kentungan Berstatus DPO

"Ini skema yang akan diterapkan. Dishub dan kepolisian turut membantu [penataan lalulintas]," jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait