facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Ceramah Gus Baha, Stigma Profesi Lonte Itu Baik untuk Agama

Galih Priatmojo Kamis, 19 November 2020 | 15:52 WIB

Viral Ceramah Gus Baha, Stigma Profesi Lonte Itu Baik untuk Agama
Gus Baha (Nu.or.id)

Saat kata lonte viral, muncul ceramah yang diduga ceramah lama Gus Baha mengenai kata tersebut.

SuaraJogja.id - Kata lonte dalam beberapa hari terakhir mencuat di berbagai media sosial. Ternyata kata yang mempunyai konotasi negatif itu pernah dibahas oleh Gus Baha.

Seperti diketahui kata lonte kembali mencuat saat Ustaz Maaher At-Thuwailibi merespon pernyataan Nikita Mirzani yang dianggap menghina Habib sebagai tukang obat.

Belakangan kata bermakna negatif yang ditujukan pada perempuan yang menjajakan diri itu juga sempat disebut oleh Habib Rizieq saat berceramah di acara Maulud Nabi Muhammad SAW beberapa waktu lalu.

Saat kata lonte viral, muncul sebuah ceramah yang diduga ceramah lama Gus Baha yang membahas mengenai kata lonte tersebut.

Baca Juga: Menag Semprot Ceramah Lonte Habib Rizieq: Jangan Keluarkan Kata Kotor!

Dalam video yang beredar luas, alumnus Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, asuhan KH Maimoen Zubair itu memulai dengan sebuah hadits nabi yang diriwayatkan Imam Ahmad. Hadits itu diterjemahkan bahwa, Allah tidak akan mencabut keberkahan di bumi, sehingga orang-orang zalim tidak dikatakan itu suatu kezaliman.

“Contoh paling mudah semoga kita dapat berkah dari contoh ini. Sebetulnya dalam etika Jawa, berkah kebenaran orang nakal harus dikatakan sundal atau lonte,” katanya.

“Itu kelontean dan kesundalan akan tabu terus, selama orang masih ngomong untuk lonte itu sundal, untuk WTS itu lonte atau sundal,” lanjut Gus Baha.

Ia lalu menjelaskan bahwa perbuatan yang salah tidak boleh dianggap biasa, sehingga berujung pada pembiaran.

“Artinya apa, orang masih jijik atau merendahkan derajat mereka yang berprofesi sebagai lonte atau sundal. Dan ini baik bagi agama, bagi keberlangsungan moral. Karena masih ada yang menjijikkan proses yang salah,” terangnya.

Baca Juga: Habib Husin: Ceramah Bawa Kata Lonte Bisa Merusak Marwah Habaib

Pendakwah yang hafal 30 juz Alquran itu lalu meminta tokoh ulama dan masyarakat agar tetap memberi ruang taubat kepada perilaku menyimpang itu.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait