alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Berdarah nan Menjijikkan di Balik Riwayat Tas Hermes nan Mewah

Galih Priatmojo | Rima Sekarani Imamun Nissa Jum'at, 27 November 2020 | 07:46 WIB

Kisah Berdarah nan Menjijikkan di Balik Riwayat Tas Hermes nan Mewah
Ilustrasi gerai Hermes. (Shutterstock)

Salah satu barang mewah yang disita dari Edhy Prabowo yakni tas hermes

SuaraJogja.id - Bersamaan dengan penangkapan Menteri KKP, Edhy Prabowo, KPK juga menyita sejumlah barang mewah. Salah satunya yakni tas merek hermes. Siapa kira di balik kemewahannya, riwayat tas tersebut memiliki kisah berdarah

Rabu dini hari kemarin, mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo dicokok tim dari KPK sesaat setelah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

Beberapa jam kemudian, ia bersama sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi perizinan ekspor benur atau benih lobster.

Dalam kasus terkait, KPK telah menyita berbagai barang mewah sebagai barang bukti, mulai dari jam Rolex, koper Louis Vuitton, hingga tas Hermes.

Baca Juga: Jam Rolex Jadi Barang Bukti Kasus Edhy Prabowo, Berikut 4 Fakta Menariknya

"Dari hasil tangkap tangan tersebut, ditemukan ATM BNI atas nama AF (Ainul Faqih), tas LV, Tas Hermes, Baju Old Navy, Jam Rolex, Jam Jacob n Co, Tas Koper Tumi dan Tas Koper LV," ungkap Wakil ketua KPK Nawawi Pomolango di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/11/2020) malam.

Salah satu barang bukti yang berhasil menarik perhatian publik adalah tas mewah dari brand Hermes.

Penyidik KPK menunjukkan barang bukti saat menggelar konferensi pers terkait penahanan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Penyidik KPK menunjukkan barang bukti saat menggelar konferensi pers terkait penahanan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Banyak orang berharap bisa memiliki tas Hermes. Bukan hanya untuk menunjukkan status sosial, melainkan juga dijadikan investasi jangka panjang.

Sayangnya, mungkin belum banyak yang tahu kalau produk-produk dibuat dengan melakukan penyiksaan hewan. Tahun 2015, kekejaman terhadap hewan dalam pembuatan tas Hermes diungkap organisasi perlindungan hewan, PETA (People for the Ethical Treatment of Animals).

Melansir Keepo.me, seorang anggota PETA yang menyamar berhasil mendapatkan bukti video kekerasan terhadap aligator dan buaya yang akan diambil kulitnya untuk dijadikan sejumlah produk merek asal Prancis itu.

Baca Juga: Fakta Istri Edhy Prabowo yang Harta Kekayaannya Rp 7,1 Miliar

Pengambilan gambar dilakukan di dua pabrik peternakan, yakni wilayah kota Texas, Amerika Serikat dan negara Zimbabwe.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait