Buntut Petugas KPPS Positif Covid-19, 20 Orang di Bantul Isolasi Mandiri

Tak hanya petugas KPPS dan linmas saja yang harus menjalani isolasi mandiri, tetapi juga keluarga petugas dan orang-orang di sekitarnya yang sempat berinteraksi.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 10 Desember 2020 | 15:20 WIB
Buntut Petugas KPPS Positif Covid-19, 20 Orang di Bantul Isolasi Mandiri
Kadiv Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi, dan SDM KPU Bantul Musnif Istiqomah (kiri) serta Kadiv Hukum dan Pengawasan KPU Bantul Mestri Widodo memberi keterangan kepada wartawan di kantor KPU Bantul, Kamis (10/12/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Sebanyak 20 orang yang bertugas dan berkontak erat saat menjalani pemungutan suara pada Pilkada Bantul 2020, Rabu (9/12/2020), harus melakukan isolasi mandiri. Kewajiban itu menyusul adanya satu petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 24, Pedukuhan Patalan, Kapanewon Jetis yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Kadiv Partisipasi Masyarakat, Sosialisasi, dan SDM KPU Bantul Musnif Istiqomah mengatakan, terdapat enam anggota KPPS dan dua linmas yang bertugas saat pemungutan suara.

Namun untuk memastikan dan memutus tali penyebaran Covid-19, dilakukan tracing, dan ditemukan 20 orang yang harus menjalani isolasi mandiri.

"Karena mereka berinteraksi langsung oleh yang bersangkutan [petugas KPPS Positif Covid-19], maka 20 orang, termasuk 6 petugas KPPS dan 2 linmas menjalani isolasi mandiri," ujar Musnif, ditemui wartawan di Kantor KPU Bantul, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga:Ucapkan Selamat ke Pasangan AHM-JP, Suharsono Dipuji Warganet

Ia melanjutkan, tak hanya petugas KPPS dan linmas saja yang harus menjalani isolasi mandiri, tetapi juga keluarga petugas dan orang-orang di sekitarnya yang sempat berinteraksi.

"Jadi ada orang atau keluarga yang sempat berkontak erat dengan petugas KPPS ini. Hasilnya ada 20 orang yang perlu menjalani isolasi mandiri," ujar dia.

Selanjutnya, kata Musnif, 20 orang tersebut akan menjalani tes swab pada Senin (14/12/2020), mengingat bahwa reaksi yang terjadi setelah berkontak langsung diduga tak selalu muncul.

"Mengapa hari Senin? Karena itu kan kontak mereka baru dilakukan 2 hari, sehingga jika dilakukan swab langsung, kemungkinan tidak akan kelihatan kondisinya," ujar dia.

Musnif mengatakan, proses pemungutan suara pada di TPS 24 tetap dilanjutkan. Hal itu juga telah dikoordinasikan oleh gugus tugas penanganan Covid-19.

Baca Juga:Temuan Bawaslu: Tak Ada Fasilitas Cuci Tangan hingga Petugas KPPS Positif

"KPPS-nya juga tak diganti, kami sudah berkoordinasi dengan gugus tugas dan memang bisa dilanjutkan. Selanjutnya, pemungutan suara dilakukan lebih ketat lagi," ujar dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak