"Tetap pada dasarnya adalah keputusan dari KPU Kabupaten Sleman. Kita akan menunggu hasilnya secara real dan resmi dari KPU Kabupaten Sleman," ujar Surana, yang juga Ketua DPD Partai Nasdem itu.
Ditanya terkait kemungkinan kemenangan yang bakal didapat paslon nomor urut 01, Surana mengatakan bahwa memang setiap kompetisi hanya akan menghasilkan dua keputusan, yakni menang dan kalah, dan hasil dari kompetisi itu wajib diterima dengan baik.
"Menang dan kalah ya itu wajar dalam sebuah kompetisi. Kalau kami menang ya alhamdulillah, tapi kalau belum diberi rida Allah SWT ya nanti kami akan berjuang lagi tahun berikutnya," tandasnya.
Hingga Jumat (11/12/2020) pukul 12.45 WIB, berdasarkan penghitungan sementara Pilkada Sleman di laman KPU, suara yang sudah terkumpul berasal dari 1.073 TPS. Sementara, total ada 2.125 TPS, sehingga proses penghitungan mencapai 50,49%.
Baca Juga:Cara Melihat Hasil Real Count Pilkada Serentak 2020, Klik Link Ini
Suara terbanyak diperoleh paslon 03 Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa, yaitu 39%, disusul paslon 01 Danng Wicaksana-Agus Choliq dengan perolehan suara 30,7%, dan paslon 02 Sri Muslimatun-Amin Purnama 30,3%.