Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Aktivitas di Terminal Jombor Masih Sepi

Suasana liburan Natal dan Tahun Baru urung terasa di Terminal Jombor, Sleman.

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Minggu, 13 Desember 2020 | 16:35 WIB
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Aktivitas di Terminal Jombor Masih Sepi
Suasana Terminal Jombor jelang nataru yang masih sepi, Minggu (13/12/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

SuaraJogja.id - Menjelang liburan natal dan tahun baru, aktivitas di Terminal Jombor urung menunjukkan peningkatan. Jumlah penumpang masih cenderung stabil malahan masih belum kembali seperti jumlah normal. 

"Masih landai saja mas sekarang ini pantauannya belum ada yang terus lonjakan jumlah penumpang atau sebagainya," kata Operator Terminal Jombor, Mahartam kepada awak media, Minggu (13/12/2020).

Pria yang kerap siapa Hartam itu mengakui bahwa justru jumlah penumpang yang terpantau hingga saat ini masih belum maksimal. Artinya jumlah penurunan yang terjadi selama pandemi Covid-19 masih terus berlangsung hingga saat ini. 

Kendati memang sempat membaik dalam beberapa waktu terakhir tapi itu pun belum terlampau cukup drastis. Namun memang penurunan yang terjadi lagi kali ini tidak begitu drasti.

Baca Juga:Sleman: Tak Disiplin Isolasi Mandiri, 1 Pasien COVID-19 Bisa Tulari 5 Orang

"Ya kalau sekarang penurunan ada tapi tidak signifikan. Mungkin terbantu dengan akan ada libur nataru walaupun tidak naik drastis tapi tetap ada saja," sebutnya. 

Hartam menyebut bahwa kondisi itu berlaku pada semua bus atau trayek angkutan yang ada di Terminal Jombor. Mulai dari bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) hingga antar bus antar pulau. 

Dikatakan Hartam, bahwa penumpang paling banyak masih didominasi dari jurusan Jakarta dan Lampung. Sementara untuk daerah lainnya masih dibilang landai.

"Jakarta dan lampung masih paling banyak di sini," ucapnya

Hartam menyampaikan bahwa penurunan sejak pandemi Covid-19 lalu memang masih terasa. Jika sebelumnya saat jelang musim liburan seperti ini penumpang bisa lebih dari 4000 orang atau lebih perhari sekarang hanya 1500 saja belum tentu. 

Baca Juga:Kebakaran Hotel di Sleman, Hujan Bantu Pemadaman Api

"Belum terasa ini mau liburan. Mungkin juga karena ditambah musim hujan juga, orang-orang makin enggan untuk keluar berpergian," terangnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak