facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Libatkan 60 Peserta, HIPPI Gelar Pameran Kebangkitan UMKM

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Jum'at, 25 Desember 2020 | 19:25 WIB

Libatkan 60 Peserta, HIPPI Gelar Pameran Kebangkitan UMKM
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Pustopo berperan sebagai penjual dawet daun kelor yang merupakan salah satu produk UMKM di pameran "UMKM Sleman Bangkit" di Atrium Shinta Sleman City Hall (SCH), Jumat (25/12/2020). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Pameran akan berlangsung selama 10 hari sejak hari ini dari pukul 10.00-20.00 WIB

"Termasuk juga kalau ada pelaku usaha yang ingin mengetahui tentang apa itu kurasi produk dan apa pentingnya kurasi, bisa langsung dilakukan di sini," sebutnya.

Konsultasi yang bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM Sleman itu akan dilaksanakan bersama Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman.

Sementar itu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sleman, Pustopo, menuturkan bahwa pameran UMKM ini sepenuhnya diselenggarakan oleh HIPPI. Hal ini sebagai bentuk jawaban dari tantangan yang telah diajukan saat pembentukan DPC HIPPI Sleman beberapa waktu lalu.

"Ini semua dari HIPPI, anggaran dan segala macam. Dinas hanya memberi saran dan terus support saja. Jelas ini langkah yang luar biasa dan semoga bisa dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM di Sleman," ucap Pustopo.

Baca Juga: Natal di Masa Pandemi, Gereja di Sleman Gelar Ibadah Langsung dan Daring

Ditekankan Pustopo bahwa pameran ini dapat dimaknai sebagai  tempat atau ruang bagi para pelaku UMKM dalam meningkatkan kapasitas, fasilitasi solusi permasalahan usaha, fasilitasi  kemitraan, dan promosi produk miliknya. Semua itu akan didukung dan dalam bimbingan dari DPC HIPPI Sleman.

"Ibaratnya pelaku UMKM di HIPPI ini sudah mapan terlebih dulu. Lalu mereka membimbing teman-teman yang masih merintis, yang masih mikro untuk semakin berkembang. Jadi support dari Dinas di sini sebagai konsultan untuk membimbing UMKM semisal mungkin tentang mencari perizinan, modal murah, hingga membuat desain pengemasan yang menarik," tandasnya.

Pustopo menambahkan pameran ini adalah yang pertama dilakukan tengah pandemi Covid-19. Pihaknya akan terus mendorong untuk makin banyak agenda serupa ke depan bagi perkembangan ekonomi di Sleman.

"Saya dorong untuk melakukan pameran-pameran yang lain. Prinsipnya soal pengembangan ekonomi apalagi UMKM tetap kita dorong," pungkasnya.

Baca Juga: Masuk Libur Nataru, Dinpar Lakukan Monitoring ke Destinasi Wisata di Sleman

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait