Klaster Perkantoran Tambah, 15 Pegawai Dikmen Gunungkidul Positif Covid-19

Kabar terbaru yang beredar di Gunungkidul, selain Klaster Satpol PP, muncul klaster penyebaran Covid-19 terbaru di Gunungkidul.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Minggu, 27 Desember 2020 | 11:03 WIB
Klaster Perkantoran Tambah, 15 Pegawai Dikmen Gunungkidul Positif Covid-19
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Dua orang tersebut selanjutnya menjalani uji swab, dan satu orang dinyatakan positif, sementara satu lagi dinyatakan negatif. Bersamaan dengan itu, teman seruangan juga meriang. Mereka kemudian berobat masing-masing dan terus membaik.

Karena ada yang positif, pihaknya kemudian meminta untuk rapid test semua. Rapid test pun digelar bekerja sama dengan pihak puskesmas terdekat. Dari rapid test tersebut, semuanya dinyatakan non-reaktif.

"Dan anehnya semua membaik," terangnya.

Kemudian ia meminta pihak puskesmas untuk melakukan uji swab kepada semua pegawai Dikmen. Ternyata, hasilnya ada 13 orang yang positif. Lalu 13 orang tersebut melaksanakan isolasi mandiri, dan pihaknya mengajukan WFH kantor.

Baca Juga:Pasien Covid-19 Mesum dengan Nakes di Ruang Karantina RSD Wisma Atlet

"Seluruh ruangan di kantor kami sudah disemprot untuk sterilisasi," lanjutnya.

Selain pihak pegawai Dikmen, pihaknya menghimbau sekolah-sekolah yang kontak langsung dengan pegawai Dikmen untuk melakukan rapid test secara mandiri. Ia mengklaim, sudah banyak pegawai sekolah yang melapor ke Dikmen dan semua non-reaktif, sehingga pihaknya belum memutuskan sekolah untuk melaksanakan WFH.

Seluruh upaya telah dilakukan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Tracing pun terus dilaksanakan untuk menelusuri siapa saja yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19. Mereka langsung diminta mengikuti rapid test dan jika reaktif, maka dilanjutkan uji usap. Mereka pun diwajibkan melakukan karantina baik mandiri ataupun di rumah sakit.

Pada Sabtu seorang anak perempuan 11 tahun dari Kapanewon Wonosari dinyatakan positif dan memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif. Sementara suspek meninggal bertambah 4: laki-laki 55 tahun dari Kapanewon Ponjong dengan riwayat sakit Diabetes Militus, perempuan 46 tahun dari Kapanewon Nglipar dengan riwayat sakit jantung, laki-laki 72 tahun dari Kapanewon Rongkop dengan riwayat sakit diabetes militus, dan laki-laki 73 tahun dari Kapanewon Karangmojo dengan riwayat pneumonia.

Secara keseluruhan, jumlah warga Gunungkidul yang terpapar Covid-19 mencapai 792 orang, dan yang sudah sembuh 478 orang. Sebanyak 242 orang pasien positif Covid-19 kini melaksanakan isolasi mandiri dan sisanya dirawat di 11 rumah sakit baik di Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, ataupun Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Baca Juga:Wisatawan Asal Bekasi Positif Covid-19 saat Hendak ke Kawasan Borobudur

Kontributor : Julianto

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak