Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Seumur Hidup, KAFI Jogja Pecat Dwi Pilihanto

KAFI Jogja pecat Dwi Pilihanto usai tendangan kungfu ke lawan. Dwi kena sanksi larangan seumur hidup & denda Rp1 juta dari Pandis Asprov DIY.

Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Kamis, 08 Januari 2026 | 20:34 WIB
Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Seumur Hidup, KAFI Jogja Pecat Dwi Pilihanto
Liga 4 UAD FC vs KAFI Jogja FC
Baca 10 detik
  • KAFI Jogja memecat Dwi Pilihanto Nugroho karena tendangan kungfu pada laga Liga 4 melawan UAD FC, Selasa (6/1/2026).
  • Panitia Disiplin Asprov DIY menjatuhkan sanksi larangan bermain seumur hidup dan denda Rp1 juta kepada Dwi.
  • Manajemen KAFI menerima sanksi sepenuhnya sebagai komitmen menjunjung tinggi nilai-nilai fair play dan aturan yang berlaku.

SuaraJogja.id - KAFI Jogja memutuskan untuk memecat sang pemain, Dwi Pilihanto Nugroho usai insiden keras dalam laga kontra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) FC dalam ajang Liga 4 Piala Gubernur DIY yang berlangsung di Lapangan Sitimulyo, Yogyakarta, Selasa (6/1/2026) lalu 

Saat itu Dwi diketahui melayangkan aksi berbahaya berupa tendangan kungfu ke arah kepala pemain UAD FC. 

Panitia Disiplin (Pandis) PSSI Asosiasi Provinsi (Asprov) Daerah Istimewa Yogyakarta pun telah melayangkan sanksi larangan beraktivitas seumur hidup di kompetisi sepakbola Indonesia kepada Dwi.

Selain itu, Pandis Asprov DIY turut menjatuhkan denda sebesar Rp1 juta kepada yang bersangkutan.

Baca Juga:7 Fakta Penggerebekan Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman

"Saat ini sudah diberhentikan [Dwi Pilihanto]," kata Manajer KAFI, M. Hasanudin saat konfirmasi, Kamis (8/1/2026).

"Kalau mas Dwi sekarang fokus menenangkan diri dulu," imbuhnya.

Terkait dengan sanksi yang berikan Pandis, kata Hasanudin, manajemen menerima sepenuhnya keputusan tersebut.

Hal ini sebagai komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai fair play serta menaati aturan berlaku.

"Kita berusaha menjunjung tinggi fair play dan mentaati aturan yang berlaku," tegasnya. 

Baca Juga:Jadwal KRL Jogja-Solo Periode 6-11 Januari 2026 PP

Pihaknya berharap peristiwa ini menjadi yang terakhir di kancah sepakbola tanah air.

"Semoga peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi seluruh pemain dan pihak pihak yang terlibat dalam kancah sepakbola tanah air," ungkapnya.

Adapun saat ini, KAFI Jogja tengah berfokus untuk menghadapi pertandingan final Liga 4 Provinsi DIY. Dalam laga pamungkas itu, Kafi Jogja akan bertanding melawan Mataram Utama FC di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Minggu (18/1/2026) mendatang. 

Hasanudin menyebut bahwa insiden Dwi Pilihanto tidak memengaruhi persiapan tim secara keseluruhan.

Meskipun diakui peristiwa itu sempat membuat kondisi tim kurang nyaman. Namun kini, dia bilang, timnya siap menyambut laga final mendatang.

"Kemarin memang situasi kurang nyaman karena adanya peristiwa ini tapi sekarang dari manajemen, tim pelatih, dan pemain berusaha mengembalikan fokus pada tujuan awal dan menatap ke depan untuk meraih hasil yang terbaik di final," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak