7 Fakta Penggerebekan Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman

Polisi gerebek kantor di Sleman, DIY, yang diduga markas scammer jaringan internasional. Puluhan ponsel & laptop disita, kasus masih didalami.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 07 Januari 2026 | 07:48 WIB
7 Fakta Penggerebekan Markas Scammer Jaringan Internasional di Sleman
Ilustrasi penggrebekan Polisi di Sleman. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Aparat kepolisian menggerebek kantor di Jalan Gito Gati, Sleman, Yogyakarta, yang dipastikan sebagai markas scammer jaringan internasional.
  • Penggerebekan yang terjadi pada Senin siang tersebut sempat viral melalui video yang beredar luas di media sosial.
  • Polisi menyita puluhan ponsel dan laptop sebagai barang bukti dari lokasi dugaan tindak pidana terorganisir tersebut.

SuaraJogja.id - Sebuah kantor di Jalan Gito Gati, Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendadak menjadi perhatian publik setelah digerebek aparat kepolisian. Informasi penggerebekan tersebut pertama kali mencuat lewat sebuah video yang beredar luas di media sosial.

Polisi kemudian memastikan bahwa lokasi tersebut merupakan markas scammer jaringan internasional yang telah lama beroperasi.

Berikut rangkuman fakta-fakta penting terkait pengungkapan kasus tersebut.

1. Video Penggerebekan Sempat Viral di Media Sosial

Baca Juga:Lalin Tol Solo-Yogyakarta Segmen Kartasura-Prambanan Melonjak 61,2 Persen Saat Nataru

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah personel kepolisian meninggalkan sebuah kantor di Jalan Gito Gati ramai diperbincangkan warganet. Video itu diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover. Dalam rekaman tersebut, tampak banyak personel polisi keluar dari lokasi dengan menggunakan truk Dalmas, mobil patroli, hingga sepeda motor.

Video tersebut memicu spekulasi publik terkait aktivitas di dalam kantor itu. Namun, tak lama setelah viral, unggahan tersebut diketahui telah dihapus dari akun yang bersangkutan.

2. Polisi Pastikan Lokasi Adalah Markas Scammer

Menanggapi beredarnya video tersebut, pihak kepolisian akhirnya memberikan klarifikasi. Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, membenarkan bahwa penggerebekan memang dilakukan oleh jajarannya.
Ia memastikan kantor di Jalan Gito Gati tersebut diduga kuat menjadi lokasi praktik tindak pidana scam jaringan internasional.

“Diberitahukan kepada masyarakat bahwa kejadian tersebut merupakan pengungkapan dugaan tindak pidana scam jaringan internasional yang sedang ditangani Polresta Jogja,” ujar Gandung saat dikonfirmasi.

Baca Juga:Satu Kasus Super Flu Ditemukan di DIY, Pasien Bayi di Bawah Satu Tahun

3. Penggerebekan Terjadi Senin Siang

Penggerebekan dilakukan pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 15.15 WIB. Aparat kepolisian datang ke lokasi secara serentak dan langsung mengamankan area kantor yang berada di lingkungan permukiman warga tersebut.

Sejumlah personel tampak berjaga di sekitar lokasi selama proses penggerebekan berlangsung, guna memastikan situasi tetap kondusif dan tidak mengundang kerumunan warga.

4. Saksi Mata Diminta Menyaksikan Proses Penggerebekan

Salah satu saksi mata yang berada di sekitar lokasi menuturkan, dirinya diminta oleh petugas kepolisian untuk ikut menyaksikan jalannya penggerebekan. Saat itu, ia sedang beraktivitas di sekitar rumahnya sebelum didatangi oleh salah satu anggota polisi.

“Saya ke sana itu sudah proses penggerebekan. Ada anggota yang menemui saya dan meminta untuk menyaksikan jalannya penggerebekan,” ujarnya saat ditemui wartawan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini