Keterisian Tempat Tidur ICU di Sleman Lewati Batas Aman, Ini Respon Dinkes

keterisian tempat tidur ICU di Sleman menjadi salah satu dari 6 kabupaten/kota di Indonesia yang lewati batas aman

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 30 Desember 2020 | 19:13 WIB
Keterisian Tempat Tidur ICU di Sleman Lewati Batas Aman, Ini Respon Dinkes
Ilustrasi rumah sakit. (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Keterisian tempat tidur ICU di Sleman melebihi batas aman. Berdasarkan data yang dipaparkan Kemenkes, Sleman bahkan masuk dalam 6 Kabupaten/Kota yang membutuhkan intervensi khusus. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui terkait dengan informasi dari Menkes perihal keterisian tempat tidur ICU yang mencapai 85 persen. Namun dikatakan Joko, jumlah tersebut terus bersifat dinamis.

"Kemarin saya baca juga kalau tempat tidur pasien Covid-19 di Sleman sudah terisi hampir 85 persen tapi ya data itu dinamis sekali," ujar Joko kepada awak media, Rabu (30/12/2020).

Joko menjelaskan untuk total kapasitas ruang isolasi di Sleman masih sama dengan sebelumnya yakni sebanyak 220 tempat tidur isolasi. Jumlah tersebut belum dijumlah dengan penambahan yang dilakukan oleh RSUP Dr. Sardjito.

Baca Juga:Geger, Jelang Tutup Tahun 2020 Domba Mata Satu Lahir di Sleman

Sebab menurut rencana memang akan ada penambahan tempat tidur isolasi yang ada di beberapa rumah sakit di Sleman. Di antaranya RSUP Dr. Sardjito, Rumah Sakit Akademik UGM Yogyakarta kemudian Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara Dr. S Hardjolukito yang berada di Bantul pun juga bakal ditambah.

"Jadi ya kemungkinan dengan itu masih bisa, misalnya dari Sleman mengungsikan pasien ke kota ataupun Bantul," ucapnya.

Disampaikan Joko, sebenarnya kalau kapasitas rumah sakit yang ada di Sleman sendiri hanya sekitar 170an saja. Namun dengan imbauan dari Kemenkes kemarin masing-masing rumah sakit untuk menambah kapasitas ruang isolasi minimal 30 persen.

"Ya itu nanti akan kita teruskan kepada rumah sakit dan puskesmas juga untuk menambah," tuturnya.

Joko mengakui memang memerlukan waktu yang cukup panjang jika ingin menambah rumah sakit yang ada di Sleman. Namun pihaknya telah mendapat opsi lain untuk menambah fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di Kabupaten Sleman.

Baca Juga:Bergejala Ringan, Ketua KPU Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Opsi tersebut terkait dengan rencana untuk menghidupkan kembali salah satu faskes yang sudah berhenti secara operasional namun izin masih ada. Artinya nanti, pihaknya akan meminjam fasilitas rumah sakit itu, mulai dari tanah, bangunan dan seisi fasilitasnya yang masih ada.

"Kita akan sewa kemudian nanti yang kurang kita lengkapi. Tapi kira-kira kapasitas hanya sekitar 30 TT. Lokasinya ada di daerah Kapanewon Moyudan. Rencana operasional mulai 1 Februari. Januari masih kita siapkan dulu sambil nyari rumah sakit atau faskes yang bisa dikembangkan lagi," terangnya.

Dari data yang ada di Dinkes Sleman, kasus aktif Covid-19 di Bumi Sembada telah mencapai angka 1.201 kasus terhitung sampai Selasa (29/12/2020) kemarin. Dari jumlah tersebut, kata Joko, yang bergejala tercatat hanya kurang dari 5 persen saja.

"Sebanyak 87 persen itu kasus asimptomatik sementara yang sekitar 5 persen gejala ringan. Jadi yang sedang dan berat itu sekitar 5 persen. Kalau yang berat saja hanya sekitar 3 sekian persen," sebutnya.

Ditanya terkait dengan riwayat penularan ribuan kasus tersebut, Joko mengaku sudah agak sulit untuk dilacak sumber penularannya. Menurutnya sekarang ini masyarakat yang berada dimanapun dan kapanpun bisa tertular Covid-19.

Menurut Joko, fenomena ini tidak hanya terjadi di Sleman saja tapi hampir diseluruh wilayah. Namun memang ia tidak menampik jumlah penduduk Sleman yang banyak dengan mobilitas tinggi membuat kasus Covid-19 terus bertambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak