Tak Terpengaruh Pandemi, Gunungkidul Dibanjiri 1,8 Juta Wisatawan di 2020

Selama tahun 2020, Gunungkidul dibanjiri wisatawan hingga 1,8 juta. PAD Gunungkidul dari kunjungan wisatawan mencapai Rp14,26 miliar selama 2020.

Galih Priatmojo
Jum'at, 01 Januari 2021 | 10:44 WIB
Tak Terpengaruh Pandemi, Gunungkidul Dibanjiri 1,8 Juta Wisatawan di 2020
Suasana pantai di Gunungkidul saat liburan Natal dan Tahun Baru di hari pertama masih sepi pengunjung, Kamis (24/12/2020). [Kontributor / Julianto]

SuaraJogja.id - Adanya pemangkasan libur panjang dan cuti bersama yang diberlakukan oleh pemerintah lantaran pandemi Covid-19 nyatanya tak menyurutkan kunjungan wisatawan ke Gunungkidul. Bahkan, Dinas Pariwisata kabupaten Gunungkidul berhasil mencatatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang melampaui target.

Seperti diketahui Pemerintah kabupaten Gunungkidul merevisi PAD dari sektor pariwisata sekitar 50% di bawah target sebelumnya. Revisi target tersebut diberlakukan melihat kondisi pemerintah pusat memperketat perjalanan jarak jauh.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hari Sukmono menuturkan, Gunungkidul masih menjadi daerah tujuan wisata utama di akhir tahun kemarin. Meskipun belum mencapai target yang ditetapkan sebelumnya, namun libur Natal dan tahun baru ini cukup membantu pemasukan dari Dinas Pariwisata.

"Tetap ada kunjungan meskipun sedikit di bawah target Nataru sebelum direvisi,"ujar Hari ketika dikonfirmasi nomor pribadinya, Jumat (1/1/2021).

Baca Juga:Kerap Kepergok Selingkuh, Lurah Don Juan di Gunungkidul Dituntut Mundur

Pihaknya mencatat selama libur Natal dan tahun Baru ini, jumlah pengunjung wisatawan mencapai 101.575 orang. Dari jumlah kunjungan tersebut pihaknya mampu meraup sebesar Rp809,2 juta.

Hanya saja di penghujung tahun pada tanggal 31 Desember 2020 memang mengalami penurunan jumlah pengunjung akibat pemerintah memberlakukan pembatasan jam operasional seluruh objek wisata di wilayah ini hingga pukul 18.00 WIB. Selama tanggal 31 Desember 2020 kemarin, jumlah pengunjung di Gunungkidul hanya sebanyak 8.467 orang.

"Sehari kemarin PAD yang kita dapat sebanyak Rp63,3 juta. Pasti lebih jauh dibanding jelang tahun baru yang lalu,"ungkapnya.

Hari menambahkan, selama tahun 2020 kemarin jumlah kunjungan wisata di wilayah kabupaten Gunungkidul total mencapai 1.844.756 orang. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan oleh pemerintah di pertengahan tahun 2020 kemarin usai pandemi Covid-19 melanda dunia. Di mana pihaknya telah merevisi target dari sekitar 1.811.316 orang.

Dari total jumlah kunjungan tersebut pendapatan asli daerah yang didapat oleh pemerintah Kabupaten Gunungkidul dari penjualan retribusi tiket masuk ke sejumlah objek wisata  tersebut mampu meraup PAD sebanyak Rp14,26 Miliar.

Baca Juga:Akui Kemenangan Sunaryanta di Pilkada Gunungkidul, Ini Kata Sutrisna Wibawa

Angka tersebut melampaui  102% dibanding dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya. Di mana pada pertengahan pandemi covid-19 2020 kemarin pemerintah telah menetapkan target PAD dari sektor pariwisata sebesar Rp13,97 Miliar.

"Kita patut bersyukur, mampu menggapai target meskipun di tengah pandemi Covid-19," kata Hary.

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak