Secara Bertahap, Pemkab Bantul Siap Vaksinasi 6.000 Tenaga Kesehatan

Jika mengacu pada video konferensi dengan Kemendagri, diputuskan bahwa vaksinasi untuk pejabat di daerah mulai dilaksanakan pada 14-15 Januari mendatang.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 06 Januari 2021 | 06:20 WIB
Secara Bertahap, Pemkab Bantul Siap Vaksinasi 6.000 Tenaga Kesehatan
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Vaksin Covid-19 telah tiba di DIY pada Selasa (5/1/2021). Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul Abednego Dani Nugroho mengatakan akan memberikan vaksin ke 6.000 tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Bantul.

"Ada 6.323 nakes di Bantul yang akan mendapatkan prioritas vaksin nantinya," ujar Abednego, dihubungi wartawan, Selasa.

Ia melanjutkan, vaksinasi tahap pertama ini akan mengikuti arahan dari Bupati. Nantinya vaksinasi dilakukan secara bertahap, mengingat belum semua vaksin disalurkan ke DIY. Saat ini DIY baru menerima 26.800 vaksin.

Jika mengacu pada video konferensi dengan Kemendagri, diputuskan bahwa vaksinasi untuk pejabat di daerah mulai dilaksanakan pada 14-15 Januari mendatang.

Baca Juga:Sudah 77 Tahun, Wapres Ma'ruf Cari Vaksin yang Sesuai dengan Kriteria

“Jika mengacu pada video konferensi tadi, kemungkinan akan menerima. Kami sendiri juga sudah siap dengan vaksinasi begituan tenaga kesehatan,” ucap Abednego.

Sebanyak 26.800 vaksin yang tiba di DIY nantinya akan disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota.

Di Bantul sendiri terdapat 34 fasilitas pelayanan kesehatan yang akan menjadi tempat vaksinasi.

"Mereka sudah siap. SK nanti disusulkan, tapi mereka sudah siap dan bersedia sebagai tempat vaksinasi," terang Abednego.

Ia melanjutkan, terdapat 27 puskesmas di Bantul yang akan menjadi tempat vaksinasi.

Baca Juga:Akan Disuntik Vaksin Covid-19, Nakes di Tegal Senang tapi Cemas

Selain itu, terdapat 2 rumah sakit pemerintah dan 4 rumah sakit swasta.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak