Anggaran Refocusing Bantul Sudah Dipetakan, Dua Proyek Ini Tetap Berjalan

Keputusan untuk refocusing tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nomor SE2/PK/2021 tertanggal 8 Februari 2021.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 04 Maret 2021 | 08:04 WIB
Anggaran Refocusing Bantul Sudah Dipetakan, Dua Proyek Ini Tetap Berjalan
Bupati terpilih Bantul Abdul Halim Muslih memberi keterangan kepada wartawan usai rapat pleno penetapan di Ros In Hotel, Bantul, Jumat (22/1/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul telah memetakan refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di 2021 untuk penanganan Covid-19. Adanya refocusing tersebut mengancam sejumlah proyek pembangunan yang direncanakan pada 2021 ini. Kendati demikian, dua proyek yang baru saja dicanangkan untuk mulai pembangunan, yakni Taman Milenial dan pembangunan Aula Kodim akan tetap berjalan.

Keputusan untuk refocusing tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nomor SE2/PK/2021 tertanggal 8 Februari 2021. 

Dalam surat tersebut anggaran yang mungkin terpangkas refocusing tidak hanya dari Dana Alokasi Umum (DAU) tapi juga Dana Bagi Hasil (DBH) dan penggunaan Dana Insentif Daerah (DID) 2021. 

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Bantul, Isa Budi Hartomo menjelaskan, draft terkait dengan anggaran pembangunan mana saja yang akan di refocusing telah disusun. 

Baca Juga:Tempati Rumdin Bupati Bantul, Halim Janji Jadikan Rumah Aspirasi

Meski enggan mengungkapkan secara detail terkait isi draft tersebut, Isa memastikan jika kebutuhan dasar dan pemulihan perekonomian tetap akan berjalan. 

"Untuk itu kami komunikasikan terus. Memang masih sebatas draft. Jangan sampai refocusing mengganggu urusan wajib," jelas Isa dihubungi wartawan, Rabu (3/3/2021)

Ia menjelaskan jika kebijakan refocusing itu memang berdampak pada pembangunan yang sudah direncanakan pada 2020 lalu. Namun tak seluruh proyek akan ditunda melihat dari skala prioritas. Seperti yang dilakukan Pemkab pada 2020 lalu, pemerintah melakukan pengalihan satu kegiatan ke kegiatan lainnya untuk mengatasi efek dari refocusing. 

Kendati demikian, diakui Isa, jika usai adanya perintah refocusing dari pemerintah pusat ke daerah, Sekda Bantul telah mengeluarkan kebijakan menunda semua proses lelang proyek. 

Berdasarkan website lpse.bantulkab.id, ada sekitar 18 proyek terpaksa dihentikan proses lelangnya. Dari 18 proyek, ada pembangunan taman milenial dan harus ditunda proses lelang. 

Baca Juga:Polres Bantul Ringkus Belasan Pengedar Narkoba, Termasuk 2 Driver Ojol

"Tidak hanya itu (taman milenial), kemarin kita sudah edarkan surat dari Sekda Bantul. Semua pengadaan sementara ditunda dulu," ujar Isa.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak