alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Potensi Bahaya Bertambah, Merapi Luncurkan 73 Kali Guguran Lava Pijar

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Sabtu, 06 Maret 2021 | 10:55 WIB

Potensi Bahaya Bertambah, Merapi Luncurkan 73 Kali Guguran Lava Pijar
Awan panas guguran Gunung Merapi yang teramati pada Kamis (4/3/2021) malam. (Dokumentasi: BPPTKG).

Periode pengamatan Kamis (4/3/2021) terjadi sebanyak 3 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.300 m

SuaraJogja.id - Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Selain lava yang terus dikeluarkan terdapat juga awan panas guguran yang meluncur dari puncak Merapi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan pada periode pengamatan Jumat (4/3/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB, kejadian awan panas guguran teramati sebanyak 2 kali. Dengan jarak luncuran paling jauh mencapai 1.300 meter atau 1,3 kilometer.

"Periode pengamatan Kamis (4/3/2021) terjadi sebanyak 3 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.300 m mengarah ke barat daya," ujar Hanik, dalam keterangannya Sabtu (6/3/2021).

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh BPPTKG, tercatat di seismogram dua awan panas guguran itu memiliki amplitudo 23-25 mm dengan durasi 104-130 detik. Sementara untuk tinggi kolom tidak teramati.

Baca Juga: Pagi Ini Merapi Keluarkan 2 Kali Awan Panas Guguran Jarak Maksimum 1,9 Km

Selain luncuran awan panas guguran, Hanik menerangkan dalam pengamatan aktivitas Gunung Merapi periode yang sama juga terjadi puluhan kali luncuran lava pijar. Luncuran lava pijar dari puncak Gunung Merapi itu terjadi sebanyak 73 kali.

"Teramati 73 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.200 meter ke arah barat daya. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 m di atas puncak kawah," ucapnya.

Terkait kegempaan dalam pengamatan periode yang sama, tercatat kegempaan guguran sebanyak 210 kali dan hembusan sebanyak 9. Serta tercatat juga kegempaan hybrid atau fase banyak sejumlah 3 kali, tektonik jauh sejumlah 4 kali dan vulkanik dangkal hanya 1 kali.

Sementara itu untuk pengamatan periode 6 jam terbaru yakni pada Sabtu (6/3/2021) pukul 00.00 WIB - 06.00 WIB, Merapi kembali sudah mengeluarkan belasan guguran lava pijar. Asap kawah juga teramati berwarna putih dengan sedang hingga tebal dan tinggi 400 m di atas puncak kawah.

"Teramati 13 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1000 m ke arah barat daya," imbuhnya

Baca Juga: Siang Sampai Sore Tadi, Merapi Tujuh Kali Luncurkan Guguran Lava

Sedangkan untuk kegempaan hanya terjadi kegempaan guguram sebanyak 50 kali dan hembusan sejumlah 5 kali.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait