facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Update Merapi, Luncurkan 2 Kali Awan Panas dan 19 Kali Lava Pijar

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Jum'at, 12 Maret 2021 | 11:01 WIB

Update Merapi, Luncurkan 2 Kali Awan Panas dan 19 Kali Lava Pijar
Luncuran lava pijar di Gunung Merapi pada Kamis (11/3/2021) dini hari. (Dokumentasi: BPPTKG).

muncul luncuran lava dari puncak Merapi. Hingga saat ini arah luncuran masih tetap mengarah ke barat daya.

SuaraJogja.id -  Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah masih terus berlangsung. Selain awan panas guguran, lava dari puncak Merapi pun masih terus keluar.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida, mengatakan pada periode pengamatan Kamis (11/3/2021) pukul 00.00 WIB - 24.00 WIB, sempat teramati 2 kali awan panas guguran. Jarak maksimum luncuran tersebut mencapai 1.200 meter atau 1,2 kilometer ke arah barat daya.

"Teramati 2 kali awanpanas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.200 m ke arah barat daya," kata Hanik dalam keterangannya, Jumat (12/3/2021).

Hanik menerangkan awan panas guguran pertama saat itu terjadi pada Kamis (11/3/2021) siang tepatnya pukul 14.03 WIB. Teramati luncuran awan panas masih mengarah ke barat daya.

Baca Juga: Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas Lagi Pagi Ini, Arah ke Barat Daya

Dalam pengamatan ini awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 45 mm dan durasi 86 detik. Sedangkan untuk jarak luncur kurang lebih mencapai 1.200 meter atau 1,2 kilometer ke arah barat daya.

Lalu untuk awan panas guguran kedua terjadi pada pukul 23.36 WIB dini hari. Teramati awan panas guguran itu dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 106 detik sedangjan estimasi jarak luncur 1.200 meter ke arah barat daya.

Selain kemunculan 2 awan panas guguran, pada periode pengamatan yang sama juga muncul luncuran lava dari puncak Merapi. Hingga saat ini arah luncuran masih tetap mengarah ke barat daya.

"Teramati juga 19 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum 1.200 m ke arah barat daya," ucapnya.

Terkait kegempaan pada periode pengamatan yang sama, tepantau kegempaan guguran berjumlah 138 kali, kegempaan hembusan sebanyak 6 kali, hybrid atau fase banyak sejumlah 1 kali dan tektonik jauh sebanyak 1 kali.

Baca Juga: Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Jarak Luncur hingga 1,3 Km

"Sempat teramati asap kawah yang muncul berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait