facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dukung UMKM Lewat SiBakul, Gojek Kerja Sama dengan DIY Beri Gratis Ongkir

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Mutiara Rizka Maulina Kamis, 18 Maret 2021 | 19:56 WIB

Dukung UMKM Lewat SiBakul, Gojek Kerja Sama dengan DIY Beri Gratis Ongkir
District Head Gojek Jateng & DIY Ridzky Novasandro memberikan simbol kerja sama kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DI Yogyakarta Srie Nurkyatsiwi di Kantor Dinaskop dan UMKM DIY, Kamis (18/3/2021). - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Subsidi ongkir ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap UMKM kuliner lokal.

SuaraJogja.id - Gojek bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DI Yogyakarta menghadirkan program gratis ongkos kirim (ongkir) untuk setiap transaksi di ratusan UMKM Kuliner binaan pemerintah daerah. Subsidi ongkir ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap UMKM kuliner lokal.

District Head Gojek Jateng & DIY, Ridzky Novasandro menjelaskan jika subsidi ongkos kirim ini berlangsung selama satu bulan, yakni sejak 8 Maret 2021 hingga 8 April 2021 mendatang. Dalam penandatangan kerja sama, Andro menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UMKM DIY yang sudah mau berkolaborasi dengan pihaknya dalam menjaga perputaran ekonomi.

Ia menyebutkan, hadirnya pandemi di Indonesia ini menimbulkan banyaknya perubahan. Salah satunya adalah mengenai adaptasi kebiasaan baru, dimana para pengusaha dituntut untuk cerdas dan mampu mengelola pasar secara online. Dimana, yang dibutuhkan bukan hanya bisa bertahan tapi juga sukses atau kemampuan untuk meraup untung.

"Kita menghadirkan program gratis ongkir untuk ratusan UMKM yang ada di Go-Food dan ini semua adalah binaan dari Pemprov DIY yang dinamakan SiBakul [Aksi Coba Kuliner]," ujar Andro.

Baca Juga: 700.000 Order Dibatalkan Gojek karena Pelanggan Tak Pakai Masker

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan bisa membantu UMKM untuk terus tumbuh di tengah pandemi. Andro menjelaskan, dari kerja sama tersebut hadir layanan subsidi ongkir sampai Rp50.000 dengan minimum belanja Rp50.000 untuk UMKM binaan Pemda DIY.

Subsidi ongkir sampai dengan Rp50.000 dibuat sengaja dengan memperhatikan kebutuhan konsumen. Dalam menggunakan layanan Go-Jek khususnya Go-Food besarnya jumlah ongkir kerap menjadi perhatian pembeli. Dengan subsidi yang cukup besar ini diharapkan bisa meringankan konsumen berbelanja di UMKM.

Sejak awal, Go-Jek memiliki semangat untuk bersinergi dan merangkul. Sementara kuliner dan wisata dilihat menjadi salah satu denyut nadi yang dimiliki Jogja, sehingga pihaknya bersyukur bisa bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk bersinergi dengan UMKM.

"Harapannya ini bisa menjadi salah satu momentum yang bisa terus kita jaga, dan kedepannya melahirkan inisiatif lainnya lagi," imbuh Andro.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DI Yogyakarta Srie Nurkyatsiwi menyampaikan kerja sama tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam pemberdayaan UMKM. Dengan adanya pandemi, UMKM mengalami kontraksi yang cukup dalam.

Baca Juga: Protokol Kesehatan Gojek Disebut yang Terlengkap di Industri Ride Hailing

Siwi mengucapkan terima kasih kepada Gojek, sebab dalam membuat sistem pihaknya tidak bisa bergerak seorang diri melainkan harus berkolaborasi. Kerja sama tersebut adalah aksi nyata bahwa dalam situasi saat ini kolaborasi menjadi salah satu hal yang sangat penting.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait